kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Industri Batubara dan Gas Bumi Menarik Untuk Mendapat Pembiayaan Bank


Rabu, 03 Februari 2010 / 13:18 WIB


Reporter: Herlina KD | Editor: Johana K.

JAKARTA. Para bankir memang sangat selektif memilih sektor industri yang menjadi target pembiayaannya. Salah satu sektor industri yang kian menarik sebagai target pembiayaan bank adalah industri batubara dan gas bumi. Pasalnya, kedua industri ini memiliki potensi pasar yang cukup solid, baik di dalam maupun luar negeri.

"Fokus industri yang menarik untuk dibiayai adalah sektor batubara dan minyak bumi," ujar Direktur manajemen Risiko Bank Mandiri Sentot Sentausa sat Rapat Dengar Perndapat dengan komisi VI DPR RI, Rabu (3/2).

Sebaliknya, Sentot bilang, sektor industri yang harus diwaspadai oleh perbankan adalah sektor pulp and paper, perhotelan, tekstil dan produk tekstil, petrokimia olefin, multifinance, dan properti. "Industri yang masuk kategori waspada umumnya memiliki ketergantungan terhadap pasar ekspor atau impor yang tinggi," ungkapnya.

Sementara itu, untuk sektor industri seperti telekomunikasi, rokok, semen, minyak, makanan dan minuman, otomotif, ritel, CPO dan farmasi merupakan industri yang netral untuk dibiayai. Namun, meski masih prospektif, resesi ekonomi menyebabkan prospek industri ini menurun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×