kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Ini alasan asuransi tradisional tetap diminati


Kamis, 13 Juli 2017 / 18:00 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Segmen produk asuransi jiwa tradisional dinilai masih punya prospek yang cukup besar di Indonesia. Masih ada segmen masyarakat yang lebih memprioritaskan poteksi dari asuransi jiwa.

Direktur PT AXA Financial Indonesia Nina Ong bilang, minat masyarakat terhadap produk asuransi jiwa cukup beragam. Ada segmen yang ingin mendapatkan kepraktisan dari asuransi jiwa sekaligus berinvestasi, yang bisa didapatkan dari produk unitlink.

Tapi di sisi lain, masih cukup banyak masyarakat yang menggunakan jasa asuransi jiwa untuk keperluan proteksi, sementara keperluan investasi dilakukan di tempat lain. "Sehingga portofolio produk yang lengkap bisa makin memudahkan memenuhi kebutuhan yang makin beragam ini," katanya, Kamis (13/7).

Angka inklusi asuransi yang masih di kisaran 12% menunjukkan, masih banyak segmen masyarakat yang masih bisa digarap oleh asuransi jiwa. Ini termasuk masyarakat yang benar-benar lebih menginginkan produk-produk proteksi.

Nina mengakui, saat ini produk unitlink memang masih mendominasi perolehan premi yang didapat perusahaannya. Meski begitu, produk tradisional pun kontribusinya tidaklah kecil.

Dari produk tradisional, dia bilang sumbangan premi mencapai sekitar 40%. "Unit link memang masih lebih besar mencapai sekitar 60%," ungkapnya.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×