kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Ini nama dan fungsi dari satelit milik BRI


Senin, 28 April 2014 / 11:14 WIB
Ini nama dan fungsi dari satelit milik BRI
ILUSTRASI. Kinerja saham bank-bank digital masih tertekan.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hari ini telah menyaksikan penandatangan kerjasama peluncuran satelit, oleh PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan perusahaan pembuat satelit asal Amerika Serikat Space System/Loral (SLL), dan perusahaan asal Prancis Arianespace.

Dalam keterangannya kepada wartawan, SBY berharap keberadaan satelit itu nantinya bisa menjangkau masyarakat lebih luas, dan membuka lebih luas akses perbankan. Selain SBY, hadir juga dalam acara itu Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menteri Informasi dan telekomunikasi Tifatul Sembiring.

"Harapan saya, dengan teknologi baru ini, rakyat dapat dilayani dengna baik, program-program Kredit Usaha Rakyat bisa ditingkatkan," ujar SBY, Senin (28/4) di Jakarta.

Dengan penandatanganan kerjasama yang dilakukan itu, BRI menjadi satu-satunya Bank di dunia yang memiliki satelitnya sendiri. Satelit itu diberi nama BRIsat.

Adapun penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Direktur Utama BRI Sofyan Basir, SVP SLL Sarwono Sudarto, dan SVP Arianespace Jacques Breton. Dalam sambutannya, Sofyan berharap keberadaan satelit ini bisa mendongkrak pertumbuhan BRI.

Selain itu, Ia juga menegaskan keberadaan satelit bisa mendorong daya jangkau BRI ke pelosok tanah air. Sebagai, gambaran pertumbuhan aset BRI menurutnya terus tumbuh dalam 10 tahun terakhir, bahkan melebihi pertumbuhan rata-rata industri.

Keberadaan satelit memang dibutuhkan, dengan tingginya kebutuhan BRI akan akses data. Apalagi, Indonesia negara kepulauan yang sulit dijangkau dengan akses kabel. Oleh karenanya, salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan akses data satelit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×