kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.345.000 0,75%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Ini Penyebab Perbankan Sulit Kejar Target Penyaluran KUR di Tahun 2023


Selasa, 11 Juli 2023 / 07:38 WIB
Ini Penyebab Perbankan Sulit Kejar Target Penyaluran KUR di Tahun 2023
ILUSTRASI. sejumlah perbankan mengaku kesulitan kejar target penyaluran KUR di tahun ini


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Anna Suci Perwitasari

Sementara itu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebagai bank yang fokus memberikan pembiayaan pada segmen usaha mikro kecil menengah (UMKM), salah satunya melalui penyaluran KUR. 

BRI sendiri mendapatkan alokasi penyaluran KUR dari pemerintah sebesar Rp 270 triliun untuk tahun 2023. Angka itu naik dari alokasi tahun lalu yang sebesar Rp 257 triliun.

Sebelumnya pada Januari 2023, Direktur Utama BRI Sunarso menyampaikan pihaknya mendukung target penyaluran KUR nasional yang sebesar Rp450 triliun. 

Baca Juga: Tiga Tahun Terbentuk, IFG Tingkatkan Sosialisasi Peran Strategis Holding BUMN

Sunarso juga menyampaikan dari target nasional tersebut, BRI hanya akan sanggup menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp 270 triliun. Ini sekaligus menjadi alokasi terbesar di antara bank Himbara lainnya.

BRI sendiri baru mulai menyalurkan KUR pada 6 Maret 2023 dengan alokasi sebesar Rp 12 triliun.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto menyampaikan segmen mikro juga menjadi pendorong utama kredit UMKM BRI.

"BRI terus mendorong penyaluran kredit kepada pelaku UMKM bisa mencapai porsi 85% dari total penyaluran kredit perseroan," kata Aestika kepada Kontan, Senin (10/7).

Hingga akhir Maret 2023 tercatat kredit UMKM BRI porsinya telah mencapai 83,86% dibanding dengan total kredit BRI atau setara dengan Rp989,64 triliun. Angka ini tercatat tumbuh 9,56% year on year.

Baca Juga: Gobel Ingatkan Kembali Bahaya Pinjol

Pendorong utama kredit UMKM BRI berada pada segmen mikro. Angka tersebut jauh diatas RPIM dalam sektor pembiayaan inklusif dan UMKM yang sebesar 30%.

Sementara itu bank Himbara lainnya seperti PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mendapatkan mandat dari pemerintah untuk menyalurkan KUR sebesar Rp 48 triliun untuk tahun 2023, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) atau BTN menargetkan penyaluran KUR senilai total Rp 4,4 triliun di tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×