kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini penyumbang NPL konstruksi Bank Mandiri


Selasa, 12 Desember 2017 / 17:00 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk mencatat rasio kredit bermasalah (NPL) sektor konstruksi cukup rendah yaitu 1,23%. NPL konstruksi ini utamanya dikontribusikan dari beberapa segmen industri.

Pertama adalah bangunan jalan raya, elektrikal, komunikasi, dan bangunan jembatan.

"NPL konstruksi kami lebih rendah dibandingkan industri 3,5%," kata Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Risk Management and Compliance Bank Mandiri kepada Kontan.co.id, Selasa (12/12).

Untuk mengurangi risiko kredit konstruksi, Bank Mandiri sudah mempunyai beberapa strategi. Pertama adalah fokus ke proyek yang dibiayai oleh APBN. Selain itu bank juga mengoptimalkan skema kredit project finance.

Strategi ketiga adalah dengan melakukan pencairan kredit jika kontrak atau adendum telah jadi. Bank memastikan baki debit harus tercukupi dengan nilai tagihan piutang atas kas.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×