kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Ini tanggapan Wuling tentang pembentukan multifinance


Sabtu, 16 Maret 2019 / 16:05 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Bandung. Industri multifinance di Indonesia dikabarkankian akan kedatangan pemain baru. Salah satunya, kehadiran perusahaan asal China, Wuling Motors yang berencana mengoperasikan bisnis multifinance tahun ini guna mendukung lini bisnis otomotif.

Manajemen Wuling Indonesia tak membantah dengan kabar yang beredar. Namun, mereka masih enggan memberi penjelasan. "Saat ini kami fokus memperluas jaringan pemasaran. Belum saatnya kami memaparkan rencana pendirian multifinance," jelas Dian Asmahani, Brand Manager Wuling Motors di sela-sela Media Test Drive Wuling Almaz, Sabtu (16/3).

Hingga akhir tahun 2019, Wuling menargetkan pembukaan diler hingga sebanyak 120 unit. Saat ini diler Wuling sudah mencapai 93 unit. Terbaru, Wuling menambah diler di Jl Basuki Rahmat, Surabaya.

Untuk mendukung penjualan, Wuling sudah kerjasama dengan tujuh perusahaan pembiayaan. Mereka antara lain Adira Finance, BCA Finance, Mega Finance, dll.

Sumber KONTAN di Wuling Indonesia membocorkan, rencana pembentukan multifinance sudah matang. "Tapi kami masih perlu menggodok Wuling Multifinance, targetnya tahun ini," ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

Sebelumnya, Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) 2B Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bambang W. Budiawan mengungkapkan, Wuling Motors akan bekerja sama dengan patner lokal untuk mendirikan perusahaan multifinance. Sayangnya, ia enggan menyebutkan siapa patner lokal yang akan dilibatkan dengan Wuling Motors.

“Maaf, saya tidak bisa sebutkan namanya. Tapi patnernya berasal dari grup keuangan yang sudah kuat dan telah berpengalaman untuk berpatner dengan investor asing,” kata Bambang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×