Reporter: Ahmad Febrian, Selvi Mayasari | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menyongsong tahun buku 2027, PT Bank J Trust Indonesia Tbk mengumumkan rencana strategis transisi struktur manajemen. Tujuannya, mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan serta semakin meningkatkan nilai perusahaan.
Bank berkode saham BCIC ini berencana menunjuk Abdullah Firman Wibowo, yang saat ini menjabat sebagai anggota dewan komisaris dan memiliki rekam jejak kepemimpinan di bank BUMN, sebagai direktur utama berikutnya.
Penunjukan tersebut berlaku setelah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham, Otoritas Jasa Keuangan, serta persetujuan lain dari regulator terkait.
Sejak J Trust Group resmi menjadi pemegang saham pengendali pada November 2014, ankb memulai operasional penuh bisnis perbankan di Indonesia pada tahun 2015. Hingga saat ini, Bank J Trust Indonesia secara konsisten terus mencatat pertumbuhan berdasarkan roadmap yang jelas,
Tahap pertama, merupakan fase penetrasi pasar dan pemulihan. Fokus pada pembentukan fondasi bisnis yang kokoh di pasar Indonesia, reformasi tata kelola, dan restrukturisasi operasional.
Tahap kedua, fase pertumbuhan. Di bawah kepemimpinan Direktur Utama saat ini, Ritsuo Fukadai, J Trust berhasil memanfaatkan keahlian, jaringan bisnis, dan kemitraan strategis secara optimal.
Baca Juga: Suku Bunga Tinggi, Ini Strategi Bank Genjot Pendapatan Bunga
Hasilnya, bank mencatatkan pertumbuhan signifikan pada penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), ekspansi penyaluran kredit berkualitas, serta perluasan portofolio nasabah korporasi Jepang maupun lokal, yang memperkuat struktur permodalan dan profitabilitas Bank.
Tahap ketiga fase pertumbuhan mandiri dan lompatan skala penuh mulai tahun 2027. Dalam memulai tahap ketiga, Bank J Trust Indonesia saat ini tengah memfokuskan seluruh upaya pada pembentukan struktur manajemen serta kesiapan operasional dan strategis sejak awal tahun buku 2027.
Adanya Abdullah yang sarat pengalaman dan memiliki jejaring luas di industri sejumlah bank BUMN terkemuka di Indonesia, diharapkan menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan pada tahap berikutnya.
Sebelumnya ia berkarier di Bank BNI, BNI Syariah sebagai presiden direktur dan Wakil Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Selain itu, pengalaman ebagai General Manager BNI Kantor Cabang Tokyo memberikan pemahaman mendalam terhadap etika bisnis serta sinergi kemitraan Indonesia–Jepang.
"Kami terus mempersiapkan pelaksanaan tahap ketiga pertumbuhan melalui penguatan tata kelola dan struktur manajemen yang tangguh, adaptif, serta berorientasi pada pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan," tulis Bank J Trust Indonesia, dalam rilis, Rabu (4/11).
Sementara Ritsuo Fukadai mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Presiden Direktur atau CEO J Trust Bank. melalui sepucuk surat resmi tertanggal 30 Oktober 2026. Surat itu ditujukan ke pemegang saham dan Dewan Komisaris J Trust Bank.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_23102611123400.jpeg)
