Reporter: Ferry Saputra | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memperpanjang kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) 100% sepanjang 2026 untuk pembelian rumah tapak dan satuan rumah susun (apartemen), dengan batas atas nilai properti hingga Rp 5 miliar.
Sebagai informasi, kebijakan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 90 Tahun 2025 tentang PPN Atas Penyerahan Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2026.
Mengenai hal itu, PT Asuransi Umum Mega (Mega Insurance) memandang perpanjangan kebijakan insentif PPN DTP akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan segmen ritel. Meski daya beli masih relatif menantang, Mega Insurance berharap kebijakan itu dapat memberikan dampak positif bagi asuransi properti, khususnya sektor ritel.
"Insentif tersebut diharapkan mampu membuka peluang lebih besar bagi perusahaan untuk meningkatkan penetrasi asuransi properti di segmen ritel secara lebih optimal," ucap Risk, Legal, and Compliance Director Mega Insurance Diang Edelina kepada Kontan, Rabu (14/1/2026).
Baca Juga: AAJI Buka-bukaan: Kelebihan Utama Endowment yang Tak Tergantung Pasar
Secara keseluruhan, Diang optimistis prospek bisnis asuransi properti perusahaan dapat tumbuh positif sepanjang 2026. Dia juga meyakini asuransi properti dapat terus menjadi salah satu kontributor terbesar dalam portofolio Mega Insurance.
Seiring dengan optimisme itu, Mega Insurance mematok target pertumbuhan premi asuransi properti pada 2026 sebesar 8%. Untuk mencapai target tersebut, Diang menyampaikan pihaknya akan menerapkan strategi fokus mendorong kinerja di segmen ritel maupun nonritel.
"Lewat peningkatan penetration rate dan penambahan mitra bisnis," tuturnya.
Pada 2025, Diang menerangkan asuransi properti berkontribusi sebesar 21% dari total portofolio premi Mega Insurance. Secara rinci, dia bilang segmen ritel berkontribusi 10% dari total bisnis asuransi properti perusahaan. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Mega Insurance secara total meraih premi bruto sebesar Rp 1,16 triliun pada 2025.
Baca Juga: Investasi Asuransi Jiwa Masih Bertumpu di SBN
Selanjutnya: Gelar Konser Hybrid Brian McKnight, Folago (IRSX) Bidik Pendapatan Miliaran Rupiah
Menarik Dibaca: Kenali Filamen Sebasea dan 4 Cara Ampuh Hilangkan Bintik Hitam Mirip Komedo Ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
