kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45900,82   11,02   1.24%
  • EMAS1.333.000 0,45%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Investree Optimistis Penjualan e-SBN Capai Target di Tahun 2023


Jumat, 20 Januari 2023 / 10:09 WIB
Investree Optimistis Penjualan e-SBN Capai Target di Tahun 2023


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan teknologi finansial Investree optimistis mencapai target penjualan produk Surat Berharga Negara (SBN) elektronik di tahun ini.

Keyakinan ini lantaran pada seri terakhir penjualan e-SBN bulan November 2022 lalu, Green Sukuk Tabungan seri ST-009, Investree berhasil mencetak angka penjualan Rp 8,586 miliar, tembus 786% dari target Investree yang menargetkan penjualan Rp 1,057 miliar.

Hasil ini diperoleh dari penjualan kepada 87 investor yang merupakan lender Investree dengan rentang usia 25 tahun - 40 tahun dan tersebar di seluruh Indonesia. Angka penjualan pada ST-009 ini merupakan yang tertinggi diperoleh Investree selama 2 (dua) tahun terakhir.

CO-Founder & CEO Investree Adrian Gulamdi mengatakan, pada awal 2023 ini, Investree kembali ikut serta memasarkan produk Surat Berharga Negara Elektronik (e-SBN) Savings Bond Ritel seri SBR012-T2 dan SBR012-T4, dengan masa penawaran 19 Januari–9 Februari 2023.

Baca Juga: Penawaran SBN Ritel SBR012 di Hari Pertama Hampir Capai Rp 2 Triliun

Adrian menambahkan, sedikit berbeda dengan penerbitan SBN ritel sebelumnya, SBR012 terdiri dari 2 seri yakni SBR012-T2 dan SBR012-T4, di mana yang membedakan adalah nilai maksimal pemesanan, tingkat kupon, dan tenor.

"Seri yang berbeda ini dihadirkan sebagai alternatif tambahan bagi investor yang ingin melakukan diversifikasi portofolio investasi," kata Adrian dalam keterangan resmi, Kamis (19/1).

Adrian menuturkan, Investree antusias menyambut penjualan SBN ritel pada 2023, diawali dengan SBR012-T2 dan SBR012-T4. Lebih lanjut, periode penawaran kali ini bisa dibilang menarik karena SBR012 terdiri dari 2 (dua) seri yang dapat dipilih oleh investor.

"Mereka dapat memilih sesuai dengan preferensi dan toleransi risiko mereka. Selain itu, hasil penjualan SBR012-T2 dan SBR012-T4 akan digunakan untuk pemenuhan target pembiayaan APBN tahun 2022 beserta perubahannya," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×