kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Jadi penopang saat pandemi corona, bank justru akan mengerem ekspansi kredit valas


Kamis, 28 Mei 2020 / 21:41 WIB
ILUSTRASI. Perbankan bakal menahan ekspansi kredit valas saat masa pandemi corona.


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Khomarul Hidayat

Sementara Presiden PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiatmadja mengatakan pascakrisis tahun 1998, BCA sudah membatasi penyaluran kredit valas. Maklum BCA saat itu terseret dalam akibat ambruknya nilai rupiah.

Jahja mengaku, sebelum krisis, porsi kredit valas BCA bisa mencapai 20%-30%, makanya saat terjadi krisis BCA terhantam. Sejak saat itu, ia bilang, BCA membatasi penyaluran kredit valas maksimum 6%-7% dari portofolio kredit BCA.

“Valas bukan mata uang utama, menyediakan kredit valas artinya perlu menyediakan likuiditas valas yang besar. Karena misalnya seperti kemarin nilai Rupiah mencapai Rp 17.500, risiko untuk tidak dibayar besar sekali,” katanya dalam paparan virtual, Rabu (27/5).

Pada kuartal I-2020 dengan nilai penyaluran kredit valas Rp 38,10 triliun, porsinya memang cuma 6,38% dari portofolio kredit BCA senilai Rp 596,40 triliun. Meski demikian, kredit valas BCA masih tumbuh 21,28% (ytd), sementara portofolio kredit BCA justru cuma tumbuh 1,61% (ytd).

Baca Juga: Mencoba realistis, kredit bank tahun ini diramal cuma naik 2%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×