kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Jajakan unitlink, asuransi umum incar segmen ritel


Rabu, 06 Januari 2016 / 18:18 WIB
Jajakan unitlink, asuransi umum incar segmen ritel


Reporter: Mona Tobing | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Diperbolehkannya asuransi umum berjualan unitlink disambut gembira Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI). Produk investasi itu diyakini akan memperluas market share asuransi umum terhadap segmen retail.

Julian Noor, Direktur Eksekutif AAUI menjelaskan, peluang ini telah dibuka sejak lama dalam rangka pengembangan pasar modal. Hanya saja saat itu, asuransi umum belum secara resmi diperbolehkan karena belum adanya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK).


"Produk ini cocok untuk segmen retail karena nasabah retail bisa terfasilitasi untuk mendapatkan proteksi plus investasi. Ini bisa menjadikan asuransi itu sebagai 'one stop shopping' yang mana orang bisa membeli proteksi sekaligus berinvestasi. Peluang mendongkrak premi retail amat besar," ujarnya, Rabu (6/1).

Julian meyakini akan banyak perusahaan asuransi yang menjual produk ini.

Nah, untuk bisa melayani nasabah dengan baik, maka perlu persiapan fasilitas IT, sumber daya manusia (SDM) internal, jaringan dan produk berkualitas dari masing-masing perusahaan asuransi.

Berapa porsi nilai investasi yang bisa ditawarkan dari premi yang dibayar nasabah menurut Julian itu semua bergantung dari jenis asuransi dan objeknya. Bisa saja 10% atau lebih dari nilai premi yang dibayarkan tiap bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×