kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Jalin Pembayaran Proses Transaksi QRIS Lebih dari 60 Juta Kali di Semester I


Senin, 26 Juni 2023 / 22:50 WIB
 Jalin Pembayaran Proses Transaksi QRIS Lebih dari 60 Juta Kali di Semester I
ILUSTRASI. Carolus Agus Waluyo


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) tercatat telah memproses 601 juta transaksi pembayaran sejak awal tahun hingga Juni 2023. Performa ini terutama didorong oleh peningkatan transaksi QRIS.

Sepanjang paruh pertama tahun ini, Jalin telah memproses transaksi QRIS lebih dari 60 juta. Capaian tersebut melonjak hingga 10 kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Direktur Komersial Jalin, Eko Dedi Rukminto memproyeksikan bahwa transaksi QRIS ini akan terus meningkat signifikan hingga akhir tahun 2023.

"Pertumbuhan transaksi QRIS yang signifikan di semester satu menunjukkan sinyal positif bahwa kinerja Jalin dan Para Member meningkat pesat diparuh pertama tahun 2023," kata Eko dalam keterangan resminya, Senin (26/6).

Dia bilang, pihaknya akan terus mendorong upaya penggunaan QRIS yang lebih masif ditengah masyarakat dan senantiasa mendukung program Bank Indonesia dalam mengakselerasi sistem pembayaran digital di tanah air dengan QRIS yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.

Jalin memprediksi mampu melayani transaksi pembayaran dengan total transaksi hingga di akhir tahun 2023 mencapai lebih dari 1 miliar transaksi. Khusus untuk transaksi QRIS ditargetkan bakal melonjak enam kali lipat dari tahun 2022.

Direktur Utama Jalin, Ario Tejo Bayu Aji mengungkapkan bahwa proyeksi total transaksi QRIS menunjukkan potensi tingkat akseptansi yang sangat baik oleh masyarakat dalam memanfaatkan teknologi alat pembayaran, baik dari sisi pengguna maupun merchant agar mereka lebih terbiasa menggunakan QRIS sebagai alat transaksi pembayaran non tunai.

Dari sisi regulator untuk mengakselerasi pembayaran digital, Bank Indonesia (BI) menargetkan 45 juta pengguna QRIS pada akhir tahun 2023 dan sekitar 80%-90% dibidik dari transaski merchant usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kami berupaya memiliki andil dalam mengakselerasi peningkatan ekonomi digital pada sektor UMKM dengan terus mendorong perluasan akseptansi penggunaan QRIS melalui edukasi dan komunikasi di kanal-kanal digital yang dimiliki Perusahaan," tambah Ario Tejo.

Penggunaan QRIS bagi pengguna maupun merchant mampu memberikan berbagai macam keuntungan, khususnya dari sisi merchant yaitu dapat melakukan pengecekan status transaksi secara real-time, biaya yang efisien dibandingkan metode pembayaran lainnya, sistem yang teruji standar keamanannya, dan dapat melayani transaksi 24/7. 

Selain itu, pemanfaatan QRIS mampu memberikan nilai tambah bagi merchant dengan membuka akses ke ekosistem digital seperti e-commerce, pembiayaan, dan investasi. 

Nilai tambah lainnya yaitu juga dapat meningkatkan basis pelanggan untuk perluasan usaha, meminimalisir risiko penyalahgunaan, serta mengurangi beban cash handling.

“Masyarakat telah terbiasa melakukan transaksi dan pembayaran secara digital, hal ini merupakan perubahan perilaku yang positif dalam mendorong ekonomi digital dan menjadi pembuka kesempatan inklusi keuangan di Indonesia," jelas Ario.

Sebagai inffoasi, Jalin terus melakukan pengembangan fitur-fitur baru QRIS seperti meningkatkan kapabilitas QRIS Cross Border ke negara-negara lain dan TTS (Transfer, Tarik Tunai, Setor Tunai), serta senantiasa memastikan operasional layanan QRIS terjaga untuk mendukung pesatnya peningkatan transaksi QRIS. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×