CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Jamsostek alokasikan Rp 200 miliar untuk KPR


Senin, 01 April 2013 / 16:35 WIB
ILUSTRASI. Suasana pameran Manufacturing Indonesia 2019 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (4/12). Kasus Covid-19 turun, pengusaha optimistis kinerja industri manufaktur terkerek.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Jamsostek (Persero) menyatakan kesiapannya untuk menyediakan dana senilai Rp 200 miliar untuk pinjaman uang muka kredit pemilikan rumah (KPR) tahun 2013. Program ini dinamakan Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP)

Elvyn Masassya, Direktur Utama Jamsostek mengatakan, dana berasal dari laba perusahaan yang disisihkan. Dana tersebut dapat dipinjam anggota Jamsostek yang sudah mencatat kepersertaan minimal setahun.

"Ini bukan hak (anggota Jamsostek) tapi ini tawaran pinjaman bergulir non komersial," ujar Elvyn usai acara Penandatanganan Kerjasama antara Jamsostek dan BTN di kantor pusat BTN, Senin (1/4).

Elvyn menjelaskan, selain keanggotaan Jamsostek minimal setahun, syarat lainnya adalah nilai rumah tidak lebih dari Rp 300 juta. Dia bilang, program PUMP ini merupakan upaya Jamsostek untuk terus menyejahterakan karyawan anggota Jamsostek

Elvyn menerangkan, sejak 2009 pihaknya sudah menggelontorkan dana PUMP sebesar Rp 800 miliar untuk 87.000 peserta Jamsostek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×