kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Jelang Paparan Kinerja, Saham BBCA Menguat 2,41% Pada Selasa (22/4)


Selasa, 22 April 2025 / 17:39 WIB
Jelang Paparan Kinerja, Saham BBCA Menguat 2,41% Pada Selasa (22/4)
ILUSTRASI. Gedung Menara BCA di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (22/4).


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (22/4). Penguatan ini terjadi menjelang paparan kinerja BBCA kuartal I 2025 pada Rabu (23/4).

Hingga penutupan perdagangan, harga BBCA menguat 2,41% dari harga hari sebelumnya. Harga BBCA kini berada di level Rp 8.500 per saham.

Adapun, saham BBCA naik paling tinggi di antara saham bank KBMI 4 lainnya yang juga naik. Hanya harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), misal, naik hampir sama yaitu 2,39% menjadi Rp 4.720 per saham.

Baca Juga: BCA Kembali Berikan Fasilitas Kredit Baru Untuk BFI Finance senilai Rp 2 Triliun

BBCA akan menjadi bank pertama di KBMI 4 yang melakukan paparan kinerja di kuartal I 20252025. BCA berpotensi menjadi bank dengan laba terbesar di periode tersebut. 

Hal tersebut mengingat pada dua bulan pertama di 2025 ini, BCA secara bank only memiliki laba terbesar senilai Rp 8,97 triliun. Laba in tumbuh 8,46% secara tahunan (YoY).

Laba BCA ini lebih tinggi dari laba PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) di Januari-Februari 2025 yang senilai Rp 6,6 triliun. Seperti diketahui, BRI beberapa tahun terakhir selalu menjadi bank dengan laba terbesar di Indonesia.

BBCA unggul dalam pendapatan bunga bersih yang naik hingga 6,1% YoY pada periode Januari-Februari 2025. Di periode yang sama, pendapatan bunga bersih BBRI turun 2,5% YoY.

Tak hanya itu, beban provisi BBCA lebih rendah atau sekitar Rp 600 miliar. Sementara, beban provisi BBRI tercatat senilai Rp 8,9 triliun.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×