kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.017   17,00   0,10%
  • IDX 7.125   -59,35   -0,83%
  • KOMPAS100 986   -7,34   -0,74%
  • LQ45 723   -3,71   -0,51%
  • ISSI 254   -2,73   -1,06%
  • IDX30 392   -0,92   -0,23%
  • IDXHIDIV20 488   0,68   0,14%
  • IDX80 111   -0,65   -0,58%
  • IDXV30 135   0,40   0,30%
  • IDXQ30 128   -0,30   -0,23%

Kejar booking Rp 1,64 triliun, BNI Multifinance andalkan pinjaman bank di 2020


Kamis, 19 Desember 2019 / 21:18 WIB
Kejar booking Rp 1,64 triliun, BNI Multifinance andalkan pinjaman bank di 2020
ILUSTRASI. BNI Multifinance. Kejar pembiayaan baru Rp 1,64 triliun, BNI Multifinance andalkan pinjaman bank tahun depan.


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BNI Multifinance menargetkan dapat menyalurkan pembiayaan baru setidaknya senilai Rp 1,64 triliun. Direktur Utama BNI Multifinance Hasan Gazali Pulungan menyatakan guna mencapai target tersebut, BNI Multifinance membutuhkan pendanaan senilai Rp 1,76 triliun.

Hasan menyebut pendanaan tersebut masih menggantungkan pada pinjaman perbankan. Ia berharap induk perusahaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bisa memberikan kredit senilai Rp 600 miliar.

Baca Juga: Butuh pendanaan Rp 4 triliun, CNAF andalkan joint financing dengan induk perusahaan

Sisanya, BNI Multifinance akan mencari pinjaman dari bank lainnya.

“Untuk obligasi masih akan melihat kondisi makro ekonomi pada 2020. Target pembiayaan baru yang telah disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan untuk 2020 tumbuh 22,25% menjadi Rp 1,64 triliun,” ujar Hasan kepada Kontan.co.id pada Kamis (19/12).

Adapun pembiayaan baru BNI Multifinance hingga November 2019 mencapai Rp 1,24 triliun.

Ia menyebut nilai ini tumbuh 20,05% secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan tahun November 2018 senilai Rp 1,03 triliun.

Baca Juga: Usai dapat izin dari OJK, ini yang harus dilakukan fintech P2P lending

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×