kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.890.000   -66.000   -2,23%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Kelolaan BPJS Ketenagakerjaan Rp 213 triliun


Kamis, 28 April 2016 / 18:00 WIB
Kelolaan BPJS Ketenagakerjaan Rp 213 triliun


Reporter: Dina Farisah | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Badan Penyelenggara Jjaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) menggenjot dana iuran peserta. Perusahaan yang dulu bernama Jamsostek ini gencar bekerjasama dengan berbagai pihak agar perusahaan disiplin membayar iuran kepesertaan karyawannya.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, saat ini, total dana kelolaan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 213 triliun. Angka ini sudah mencapai 86% dari target dana kelolaan akhir tahun sebesar Rp 246 triliun.

Dana kelolaan tersebut dialokasikan pada berbagai instrumen investasi. Adapun porsi alokasi investasi terbesar diputar di instrumen surat berharga negara (SBN) sebesar 41% dari total dana kelolaan. Artinya penempatan pada surat utang negara ini mencapai Rp 87,33 triliun.

"Kami sedang melakukan rebalancing portofolio untuk memenuhi ketentuan POJK yang mewajibkan alokasi 50% pada SBN. Ini akan kami penuhi secara bertahap," terang Agus, Rabu (27/4).

Agus bilang, pihaknya secara berkesinambungan akan memperbesar alokasi investasi sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK). Menurutnya, rebalancing membutuhkan waktu untuk menghindari gejolak pada hasil investasi (return).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×