kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kemenkop UKM dukung keinginan Wapres bunga KUR 7%


Rabu, 26 April 2017 / 16:36 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan tahun ini pemerintah akan menurunkan tingkat suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi sebesar 7%. Adapun sampai saat ini suku bunga kredit KUR masih sebesar 9%.

Deputi Bidang Pembiayaan Usaha Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Braman Setyo menyebut, rencana tersebut bertujuan untuk mendorong Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM). Langkah ini juga mempermudah akses pengusaha UMKM mendapatkan kredit dari perbankan.

"Ini menjadi ranah komite kebijakan KUR yang dipimpin oleh Menko perekonomian. Tentunya ini akan menjadi pertimbangan dengan pernyataan Wakil Presiden," ujar Braman saat dihubungi KONTAN, Rabu (26/4).

Menurutnya, dengan diturunkannya suku bunga kredit KUR, pengeluaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat ditekan. Adapun, selama ini pemerintah melalui Kemenkop UKM telah menyediakan subsidi bunga sebesar 9,5% untuk penyaluran KUR.

Sebagai informasi, berdasarkan data Kemenkop UKM, sampai dengan 19 April 2017 tercatat realisasi penyaluran KUR telah mencapai Rp 24,48 triliun kepada 1,08 juta debitur. Target penyerapannya sebesar Rp 110 triliun hingga akhir tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×