kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kenaikan DP belum menciutkan kredit konsumsi


Kamis, 11 Oktober 2012 / 16:41 WIB
ILUSTRASI. Nokia G20


Reporter: Anna Suci Perwitasari

JAKARTA. Pengaturan mengenai loan to value (LTV) kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB) ternyata belum mengerem laju pertumbuhan kredit konsumsi.

September, Bank Indonesia (BI) mencatat, kredit konsumsi tumbuh relatif stabil sebesar 19,9% (yoy). Bahkan bulan sebelumnya, sektor ini hanya tumbuh 18,9%.

Deputi Gubernur Bank Indoensia (BI) Halim Alamsyah mengaku belum melakukan kajian terhadap dampak dari pemberlakuan kenaikan uang muka pada KPR dan KKB tersebut. Menurutnya, dari data yang ada dampak penurunan plafon kredit itu tidak merata di seluruh perbankan.

"Ada perbankan yang penyaluran kreditnya tetap naik tapi juga ada yang menurun," jelasnya, Kamis (11/10). Halim menduga, hal itu dapat terjadi karena tiap bank memiliki basis nasabah yang berbeda dan juga lokasi (properti) yang juga berbeda.

Halim menyebut, pertumbuhan KPR di luar Jawa lebih tinggi, bahkan ada yang mencapai 40%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×