kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.954   42,00   0,23%
  • IDX 6.025   -46,18   -0,76%
  • KOMPAS100 778   -7,04   -0,90%
  • LQ45 596   -5,11   -0,85%
  • ISSI 209   -1,82   -0,86%
  • IDX30 330   -2,77   -0,83%
  • IDXHIDIV20 421   -3,30   -0,78%
  • IDX80 89   -0,79   -0,88%
  • IDXV30 114   -0,80   -0,69%
  • IDXQ30 108   -0,61   -0,56%

Kenaikan manfaat kematian Asabri berlaku surut


Rabu, 23 Desember 2015 / 18:20 WIB


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau biasa (Asabri) mulai memenuhi manfaat kematian yang lebih besar sejalan dengan sudah berlakunya peraturan pemerintah yang mengatur hal tersebut. Aturan ini sendiri mulai berlaku sejak 1 Juli lalu.

Direktur Asabri Hari Setianto menyebut kenaikan manfaat kematian dalam peraturan pemerintah tersebut berlaku surut. "Baru ditandatangani dua hari lalu," kata dia, Rabu (23/12).

Dengan begitu, kejadian yang menyebabkan kematian bagi peserta Asabri selepas 1 Juli akan mendapatkan manfaat yang lebih tinggi ketimbang aturan sebelumnya. Dalam aturan baru ini manfaat kematian akibat serangan musuh adalah sebesar Rp 400 juta.

Sedangkan manfaat kematian akibat sebab lain adalah sebesar Rp 275 juta. Sebelumnya, manfaat kematian dipukul rata sebesar Rp 100 juta.

Melalui ketentuan yang berlaku surut ini, maka kasus kematian peserta Asabri yang terjadi selepas 1 Juli sudah akan diberikan manfaat sesuai aturan baru. "Yang sudah dibayar Rp 100 juta akan diberikan lagi sisanya sesuai penyebab kematiannya," ujar Hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×