kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.926   -31,00   -0,18%
  • IDX 9.062   52,04   0,58%
  • KOMPAS100 1.251   12,98   1,05%
  • LQ45 883   11,72   1,34%
  • ISSI 333   3,46   1,05%
  • IDX30 450   4,46   1,00%
  • IDXHIDIV20 529   7,40   1,42%
  • IDX80 139   1,48   1,08%
  • IDXV30 147   2,54   1,76%
  • IDXQ30 144   1,79   1,26%

Ketimbang valas, BCA lebih suka beri kredit rupiah


Rabu, 26 Februari 2014 / 12:23 WIB
Ketimbang valas, BCA lebih suka beri kredit rupiah
ILUSTRASI. Harga minyak mentah melonjak tajam di pekan ini setelah OPEC+ pangkas produksi


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Central Asia (BCA) tidak ingin jor-joran dalam menyalurkan kredit berbasis valuta asing (valas). Menurut Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur BCA, kredit valas lebih berisiko dibanding kredit bernilai rupiah.

"Jadi, kami membatasi diri dan lebih banyak salurkan kredit rupiah," terang Jahja, Selasa (25/2). Dia menegaskan, selama ini permintaan kredit valas tergolong tinggi dan likuditas valas BCA terbilang cukup.

Jahja bilang, selama ini BCA membatasi penyaluran kredit valas pada kisaran US$ 1,4 miliar - US$ 1,8 miliar. Tahun ini, BCA menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit pada kisaran 13%-15%.

Target tersebut akan dievaluasi pada kuartal II dan III tahun mendatang. "Lihat kondisi yang ada. Jika bagus, bisa saja tumbuh di atas 15%," terang Jahja. Jahja pun enggan menggenjot sektor tertentu dalam penyaluran kreditnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×