kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Industri lesu, target KITA Finance jadi Rp 1,9 T


Rabu, 15 Oktober 2014 / 20:11 WIB
ILUSTRASI. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Kencana Internusa Artha Finance alias KITA Finance menurunkan target penyaluran pembiayaannya. Jika awalnya perseroan menargetkan mampu menyalurkan Rp 2,4 triliun, kini diturunkan menjadi hanya Rp 1,9 triliun hingga akhir tahun nanti.

Ernin Saleh, Direktur KITA Finance mengatakan, revisi target tersebut bercermin pada perlambatan pertumbuhan di industri pembiayaan. “Ini juga melihat kinerja delapan bulan terakhir di KITA Finance yang melambat,” ujarnya kepada KONTAN, Rabu (15/10).

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, sepanjang tahun lalu, KITA Finance menyalurkan pembiayaan sekitar Rp 1,5 triliun. Itu artinya, dengan revisi tersebut, anak usaha PT Bank CIMB Niaga Tbk ini mengincar pertumbuhan 26%.

KITA Finance merupakan perusahaan pembiayaan yang fokus pada lini usaha pembiayaan kendaraan bermotor roda empat. Sebanyak 85% - 90% di antaranya mengalir untuk mobil baru dan sisanya ke mobil bekas. Adapun, 50% pembiayaan perseroan untuk mobil bermerek Honda.

KITA Finance beroperasi melalui 17 kantor cabang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Sampai saat ini, kontribusi pembiayaan dari Pulau Jawa masih mendominasi. “60% bisnis datang dari Pulau Jawa dan sisanya tersebar dari Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi,” imbuh Ernin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×