kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Klaim JMA Syariah Turun 42% pada Maret 2026, Ini Faktor Penyebabnya


Senin, 04 Mei 2026 / 19:11 WIB
Klaim JMA Syariah Turun 42% pada Maret 2026, Ini Faktor Penyebabnya
ILUSTRASI. Ketidakpastian ekonomi & geopolitik ancam klaim kesehatan JMA Syariah. Perusahaan siapkan modifikasi produk. Cek dampaknya! (Dok/JMA Syariah)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Angka klaim bruto PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) atau JMA Syariah tercatat mengalami penurunan. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan di situs resmi, angka klaim bruto perusahaan menurun 42,47% secara Year on Year (YoY) menjadi sebesar Rp 24,94 miliar per Maret 2026.

Direktur Utama JMA Syariah Basuki Agus menyebut menurunnya angka klaim tak terlepas dari sejumlah faktor penyebab. Dia menjelaskan salah satunya karena keberhasilan dari strategi perusahaan pada 2025 dengan meningkatkan produk nonkesehatan. Di sisi lain, klaim untuk produk kesehatan perusahaan dapat tertangani dengan baik.

"Adapun produk kesehatan merupakan renewal business, yang mana klaim historis sudah dapat ditangani dan dikelola lebih baik, sehingga adanya penurunan atas klaim Kesehatan," ungkapnya kepada Kontan, Senin (4/5/2026).

Seiring masih tingginya ketidakpastian ekonomi dan faktor geopolitik, Basuki menyebut faktor itu bisa saja berpengaruh terhadap klaim yang berkaitan dengan produk kesehatan. Dia menerangkan hal itu akibat pengaruh atas nilai kurs Rupiah terhadap Dollar yang makin meningkat, karena obat-obatan sebagian besar masih impor.

Baca Juga: Peran BI Dinilai Krusial Jaga Daya Tarik SBN di Tengah Surutnya Kepemilikan Asing

"Faktor itu juga yang akan menyebabkan besarnya kenaikan atas klaim kesehatan," tuturnya.

Dalam mengantisipasi angka klaim tak melonjak ke depannya, Basuki menerangkan pihaknya akan melakukan sejumlah strategi. Dia menyebut JMA Syariah akan melakukan pengendalian klaim melalui pendekatan terintegrasi dan komprehensif, yang mencakup langkah-langkah utama berupa modifikasi produk, edukasi peserta, serta penguatan proses verifikasi klaim.

Dari sisi modifikasi produk baik untuk produk kesehatan maupun nonkesehatan, Basuki mengatakan pihaknya akan melakukan penyesuaian manfaat secara terukur, dengan mempertimbangkan profil risiko dan pengalaman klaim.

"Pendekatan itu bertujuan untuk menjaga keseimbangan Dana Tabarru’ serta memastikan keberlanjutan portofolio dalam jangka panjang," ucapnya.

Khusus untuk asuransi kesehatan, Basuki menyebut JMA Syariah akan melakukan peningkatan literasi dan edukasi kepada peserta agar menjadi smart patient, sehingga mampu memanfaatkan layanan kesehatan secara tepat, rasional, dan efisien.

Dia bilang upaya itu diharapkan dapat menekan utilisasi yang tidak diperlukan, serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan medis oleh peserta.

 

Pada tahap pengajuan dan penyelesaian klaim, Basuki mengatakan pihaknya melakukan penguatan proses verifikasi melalui analisis klaim secara medis dan administratif secara menyeluruh. Dia menyampaikan langkah itu bertujuan untuk memastikan validitas klaim, meningkatkan akurasi pembayaran, serta mencegah potensi fraud.

Dengan pendekatan tersebut, dia menerangkan pengendalian klaim tidak hanya bersifat reaktif, melainkan dilaksanakan secara sistematis dari hulu hingga hilir. Hal itu juga memungkinkan perusahaan menjaga stabilitas rasio klaim, meningkatkan kualitas pengelolaan risiko, serta mendukung keberlanjutan program asuransi secara berkesinambungan.

Sebagai informasi, data statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, angka klaim asuransi syariah gabungan baik jiwa dan umum turun 23,54% YoY, menjadi Rp 248,98 miliar per Februari 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×