Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) atau JMA Syariah mencatatkan kinerja positif terkait hasil investasi. Direktur Utama JMA Syariah Basuki Agus mengatakan hasil investasi perusahaan mencapai Rp 1,1 miliar per Februari 2026.
"Nilainya naik 29,57%, jika dibandingkan periode yang sama pada 2025," ungkapnya kepada Kontan, Kamis (30/4/2026).
Basuki menjelaskan, kenaikan itu tak terlepas dari adanya kenaikan jumlah aset investasi sebesar Rp 52 miliar, sehingga totalnya menjadi sebesar 154,28 miliar per Februari 2026.
Dalam memaksimalkan hasil investasi ke depannya, Basuki menyampaikan JMA Syariah akan menerapkan sejumlah strategi dalam pengelolaan investasi. Untuk jangka panjang, dia bilang perusahaan berfokus menempatkan investasi pada Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan Obligasi Syariah Korporasi dengan tenor lebih dari 10 tahun, untuk mendukung stabilitas dan kesinambungan pembayaran klaim.
Baca Juga: Allo Bank Raup Laba Rp 104 Miliar di Kuartal I-2026
Untuk jangka menengah, Basuki mengatakan pihaknya menempatkan investasi pada sukuk dengan tenor 3 tahun-5 tahun sebagai alat balancing liabilitas, serta menjaga kesesuaian durasi aset dan liabilitas.
Selanjutnya, dalam jangka pendek, dia menyampaikan JMA Syariah memilih untuk mengalokasikan investasi pada instrumen deposito dan reksadana syariah yang digunakan untuk menjaga likuiditas dan fleksibilitas dana.
"Perusahaan juga melakukan kerja sama dengan manajer investasi berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam bentuk kontrak pengelolaan dana, serta memastikan kepatuhan syariah secara konsisten," tuturnya.
Sebagai informasi, data statistik OJK mencatat, industri asuransi syariah berhasil membalikkan hasil investasi dari negatif Rp 311,89 miliar per Februari 2025 menjadi positif Rp 545,24 miliar per Februari 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












