Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah mulai menimbulkan kekhawatiran terhadap perjalanan ibadah umrah dan haji. Namun, PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMA Syariah) menilai dampaknya terhadap bisnis asuransi perjalanan ibadah masih terbatas.
Direktur Utama JMA Syariah Basuki Agus mengatakan, kontribusi produk perlindungan perjalanan umrah dalam portofolio perusahaan saat ini masih relatif kecil. Karena itu, perkembangan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah belum memberikan tekanan berarti terhadap kinerja bisnis perusahaan.
“Kontribusi produk perlindungan perjalanan umrah dalam portofolio perusahaan masih relatif terbatas, sehingga perkembangan situasi di Timur Tengah belum memberikan dampak yang signifikan terhadap premi maupun klaim,” ujar Basuki kepada Kontan, Selasa (10/3/2026).
Baca Juga: Kredit Konstruksi BCA Capai Rp 43,7 Triliun di 2025
Meski demikian, JMA Syariah tetap mencermati perkembangan situasi geopolitik yang terjadi. Perusahaan juga melakukan evaluasi risiko secara berkala guna mengantisipasi potensi dampak yang mungkin muncul ke depan.
Basuki bilang, untuk bisnis asuransi perjalanan haji, perusahaan masih menunggu informasi resmi dari otoritas terkait mengenai penyelenggaraan program asuransi bagi jemaah haji pada tahun 2026.
Di tengah dinamika global yang terjadi, JMA Syariah menilai segmen perlindungan perjalanan ibadah tetap memiliki prospek pertumbuhan yang cukup baik. Hal ini sejalan dengan tingginya minat masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah haji maupun umrah.
Baca Juga: PermataBank Perkuat Bisnis Syariah, Belum Kejar Spin Off UUS
Ke depan, perusahaan menyiapkan sejumlah strategi untuk mengembangkan bisnis tersebut. Di antaranya dengan memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra distribusi serta mengembangkan produk perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan prinsip syariah.
“Perusahaan juga tetap menjaga keseimbangan portofolio bisnis secara prudent di tengah berbagai dinamika yang terjadi,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












