kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.891   21,00   0,12%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Kredit diramal masih seret, bank daerah memasang target konservatif di tahun depan


Kamis, 05 Desember 2019 / 20:01 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Kantor Cabang Bank Sumut, Panglima Polim, Jakarta Selatan, Kamis (26/5). Landainya pertumbuhan kredit diprediksi bertahan hingga 2020 membuat sejumlah BPD tak pasang target pertumbuhan kredit yang tinggi. KONTAN/Baihaki/26/5/2011


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

Meski demikian, tahun mendatang perseroan justru pasang target pertumbuhan single digit sebesar 9,25% (yoy) atau menjadi Rp 17,5 triliun. Segmen konsumsi juga akan jadi andalan perseroan untuk menopang pertumbuhan kredit pada 2020 mendatang.

Segmen konsumsi memang masih jadi bisnis inti sejumlah bank daerah. Per September 2019, kredit konsumsi bank daerah telah mencapai Rp 313,19 triliun atau setara 69,06% dari total kredit yang disalurkan.

Baca Juga: BCA tegaskan keseriusan berekspansi ke sektor fintech

Sebaliknya, bank yang tak mengandalkan segmen konsumsi justru dapat mendongkrak kinerja dan juga pasang target cukup tinggi tahun depan. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) misalnya pasang target untuk meraih pertumbuhan kredit 14% (yoy) pada 2020 kelak.

“Kredit kami telah tumbuh 15,63% (yoy) yang ditopang dari kredit produktif dengan pertumbuhan 32,11% (yoy). Tahun depan kami menargetkan pertumbuhan 14% (yoy),” kata Direktur Keuangan Bank Jatim Ferian Satyagraha kepada Kontan.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×