kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45854,83   -7,61   -0.88%
  • EMAS917.000 -0,11%
  • RD.SAHAM -0.15%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Kredit kendaraan bermotor mulai melaju, begini kata bankir


Selasa, 22 Juni 2021 / 19:39 WIB
Kredit kendaraan bermotor mulai melaju, begini kata bankir
ILUSTRASI. Suasana penjualan mobil di sebuah diler di Depok, Jawa Barat, Senin (01/03). KONTAN/Baihaki/01/03/2021

Reporter: Amanda Christabel | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kredit konsumsi perbankan mulai menunjukkan perbaikan pada April 2021, termasuk dari sektor kredit kepemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB). Selain KPR, Bank Indonesia menyebut kredit kendaraan bermotor sudah tumbuh per Mei 2021.

Hal ini juga didorong adanya insentif Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor, yang wacananya juga akan diperpanjang hingga Agustus 2021 dan masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

PT Bank CIMB Niaga mencatat, per Mei 2021 kredit konsumer di Bank CIMB Niaga masih tumbuh positif. Adalah CIMB Niaga Auto Finance, atau kerap disebut CNAF yang merupakan anak perusahaan dari CIMB Niaga mencatatkan auto kredit kendaraan bermotor per Mei 2021 tumbuh sekitar 13,5%, diikuti dengan kredit kepemilikan rumah sebesar 6%.

Baca Juga: Penjualan produk asuransi jiwa tradisional kian ramai

Direktur Konsumer Bank CIMB Niaga, Lani Darmawan mengatakan, hingga akhir tahun 2021 nanti pihaknya berharap pertumbuhan kredit kendaraan bermotor mampu stabil atau tumbuh di kisaran angka 13%-14%.

“Strategi yang terus dilakukan CIMB Niaga untuk meningkatkan tren kredit kendaraan bermotor antara lain banyak melakukan cross selling kepada nasabah existing, menjalin kerjasama dengan dealer mobil baru maupun bekas, dan meningkatkan digitalisasi untuk proses yang cepat,” terang Lani kepada KONTAN, Selasa (22/6).

Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk mencatat permintaan kredit kendaraan bermotor secara month on month (MoM) per Mei 2021 tercatat ada kenaikan booking sebesar 7%.

Disampaikan oleh Corporate Secretary Bank Mandiri, Rudi As Atturidha kepada KONTAN, Selasa (22/6), kenaikan booking ini mengindikasikan tren permintaan KKB yang telah membaik. Terlihat dari pertumbuhan secara industri, antara lain penjualan mobil nasional (industri) pada kuartal pertama tahun 2021 naik sebesar 20%, dibandingkan kuartal keempat tahun 2020 (QoQ).

Terkait dengan kredit kendaraan bermotor dari bank bersandi bursa BMRI ini, tercatat naik sebesar 40% di kuartal pertama tahun 2021 dibandingkan kuartal keempat tahun 2020 (QoQ).

Baca Juga: Mandiri Sekuritas dorong investasi untuk bangkitkan ekonomi Indonesia melalui SBR010

Rudi menjelaskan, pihaknya berharap agar adanya insentif PPnBM dari Pemerintah dan relaksasi loan to value (LTV) dari Bank Indonesia. Hal ini diharapkan agar dapat terus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan kredit.

Sementara itu, dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk saat ini menyalurkan kredit kendaraan bermotor dengan melakukan channeling kepada multifinance. Untuk meningkatkan sinergi dengan anak perusahaan, bank bersandi bursa BBRI ini juga telah menunjuk BRI Finance sebagai penyalur kredit kendaraan bermotor per tanggal 1 Oktober 2020.

Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto mengatakan kepada KONTAN, Selasa (22/6), khusus layanan kredit kendaraan bermotor BRI dilakukan melalui kerjasama dengan multifinance dengan skema joint finance.

Selanjutnya: BNI catat 12.000 pembukaan rekening baru via mobile banking per bulan

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×