kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.039.000   16.000   0,53%
  • USD/IDR 16.783   -40,00   -0,24%
  • IDX 8.235   -86,97   -1,04%
  • KOMPAS100 1.158   -11,60   -0,99%
  • LQ45 838   -5,18   -0,61%
  • ISSI 293   -4,14   -1,40%
  • IDX30 443   -2,67   -0,60%
  • IDXHIDIV20 534   -1,42   -0,26%
  • IDX80 129   -1,09   -0,84%
  • IDXV30 144   -1,15   -0,79%
  • IDXQ30 143   -0,54   -0,37%

Bank Himbara Pastikan Kecukupan Modal di Tengah Berbagai Penugasan Pemerintah


Kamis, 26 Februari 2026 / 17:47 WIB
Bank Himbara Pastikan Kecukupan Modal di Tengah Berbagai Penugasan Pemerintah
ILUSTRASI. Kinerja Perbankan-Pengunjung di booth HIMBARA (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memastikan kecukupan permodalan tetap solid pada 2026, di tengah berbagai penugasan pemerintah, mulai dari penyaluran pembiayaan kepada UMKM hingga penyalurkan kredit sebesar Rp 200 triliun dari dana pemerintah.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) rasio kecukupan modal (CAR) perbankan per Desember 2025 lalu berada di level 25,87%. 

Sejumlah bank pelat merah menyatakan rasio kecukupan modal alias capital adequacy ratio (CAR) berada jauh di atas ketentuan minimum regulator dan siap menopang ekspansi bisnis tahun ini.

Baca Juga: APJAPI: Meningkatnya Kredit Macet Picu Penarikan Kendaraan

Direktur Risk Management PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Setiyo Wibowo mengatakan, permodalan menjadi fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan, termasuk menjalankan penugasan pemerintah di sektor perumahan.

“Memasuki 2026, posisi permodalan BTN berada dalam kondisi yang memadai dan siap mendukung ekspansi bisnis, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta kesesuaian dengan risk appetite,” ujarnya kepada kontan.co.id.

CAR BTN per Desember 2025 lalu berada di level 20,9%, naik dari 18,5% di 2024.

BTN menargetkan CAR dijaga pada kisaran 18%–20% pada 2026. Level tersebut dinilai optimal untuk menyeimbangkan kebutuhan pertumbuhan kredit, penugasan pemerintah, serta ketahanan terhadap risiko.

“Dibandingkan tahun lalu, CAR BTN relatif sejalan dan tetap dijaga pada rentang tersebut agar konsisten mendukung strategi bisnis jangka menengah,” jelasnya.

Meski modal saat ini dinilai cukup, BTN tetap menyiapkan opsi penguatan permodalan secara antisipatif, antara lain melalui penerbitan surat berharga berkarakteristik modal, shareholder loan, maupun right issue.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Hery Gunardi menegaskan kondisi permodalan BRI sangat kuat. Pada 2025, CAR BRI tercatat sebesar 23,5%, jauh di atas ketentuan minimum regulator.

“Permodalan BRI yang kuat utamanya berasal dari laba ditahan yang terus tumbuh seiring kinerja keuangan yang positif,” ujarnya.

Baca Juga: Laba Bank Negara Indonesia (BBNI) Januari 2026 di Rp 1,7 Triliun, Ini Rekomendasinya

Dengan posisi tersebut, BRI menyatakan siap menjalankan berbagai program pemerintah secara prudent dan sesuai prinsip tata kelola yang baik, termasuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), KPR subsidi (FLPP), hingga pembinaan koperasi desa.

Di sisi lain, Direktur Keuangan dan Strategi PT Bank Mandiri Tbk Novita Widya Anggraini menyampaikan, CAR bank only Bank Mandiri per Desember 2025 tercatat sebesar 20,4%.

“Permodalan Bank Mandiri berada di level yang solid untuk mendukung ekspansi bisnis 2026 dan mandat program strategis pemerintah,” katanya.

Ke depan, Bank Mandiri menargetkan CAR tetap dijaga pada kisaran optimal 19%–20% sebagai antisipasi ekspansi kredit dan potensi risiko.

Selain menjaga kecukupan modal, Bank Mandiri juga memastikan struktur permodalan tetap produktif guna mempertahankan return on equity (ROE) sekaligus memberikan ruang pertumbuhan berkelanjutan.

Selanjutnya: Jadwal Adzan Magriib Surabaya Hari Ini, Cek Tips Buka Puasa yang Baik Untuk Kesehatan

Menarik Dibaca: Jadwal Buka Puasa Kota Mojokerto Ramadan 26 Februari 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×