kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Kredit UMKM Kembali Tumbuh Melambat di Oktober 2024


Jumat, 22 November 2024 / 10:46 WIB
Kredit UMKM Kembali Tumbuh Melambat di Oktober 2024
ILUSTRASI. Kredit UMKM tercatat hanya tumbuh 4,6% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 1.402,3 triliun di Oktober 2024


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lagi-lagi, penyaluran kredit ke sektor UMKM mengalami perlambatan pada Oktober 2024. Padahal, sudah sempat ada akselerasi di bulan sebelumnya.

Berdasarkan laporan uang beredar BI (22/11), kredit UMKM tercatat hanya tumbuh 4,6% secara tahunan (YoY). Nilai kredit untuk usaha wong cilik ini mencapai Rp 1.402,3 triliun.

Sebagai perbandingan, pada bulan sebelumnya, kredit UMKM mampu tumbuh 5% YoY. Namun, pertumbuhan kredit UMKM di Oktober masih di atas pertumbuhan terlambat sepanjang 2024 di Agustus yang hanya tumbuh 4,3% YoY.

Secara rinci, untuk kredit UMKM pada Oktober 2024 didominasi oleh usaha sektor mikro yang nilainya Rp 637,5 triliun atau tumbuh 4,4% YoY. Ini juga melambat dari bulan sebelumnya yang tumbuh 5,1% YoY.

Baca Juga: Tumbuh 10,92%, Pertumbuhan Kredit Bank Stagnan di Oktober 2024

Namun, secara pertumbuhan, tertinggi ada di sektor usaha kecil yang tumbuh hingga 7,2% YoY menjadi Rp 455 triliun. Di mana, pertumbuhan ini juga melesat dari bulan sebelumnya yang tumbuh 6,6% YoY.

Untuk jenis penggunaan sendiri, mayoritas lebih banyak digunakan untuk kredit modal kerja yang senilai Rp 1.016,6 triliun. Pertumbuhannya juga stagnan di kisaran 2% YoY.

Sementara itu, untuk kredit UMKM yang penggunaannya sebagai investasi bisa tumbuh 12,1%. Di mana, ada perlambatan dari bulan sebelumnya yang tumbuh 13,2% YoY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×