Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Upaya mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kini semakin beragam, tidak hanya melalui akses pembiayaan. Tapi juga lewat penguatan literasi keuangan dan perluasan ekosistem usaha.
Pendekatan ini penting untuk membantu pUMKM naik kelas di tengah tantangan ekonomi yang masih dinamis. Sejalan hal tersebut, Kredit Pintar mengadakan beberapa kegiatan. Seperti Festival Pasar Rakyat di Cimahi, Jawa Barat.
Kegiatan ini menggabungkan edukasi keuangan, hiburan, serta pemberdayaan pelaku UMKM dalam satu ruang interaksi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Puluhan pelaku UMKM lokal terlibat dalam kegiatan ini dengan menghadirkan beragam produk. Mulai kuliner hingga kerajinan. Partisipasi ini tidak hanya menjadi sarana penjualan, tetapi juga membuka peluang eksposur dan jejaring bagi pelaku usaha.
Presiden Direktur Kredit Pintar, Ronny Andi Kasim mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian komitmen perusahaan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Baca Juga: Mayoritas Fintech Lending Banding Putusan KPPU, Industri Hadapi Tantangan
“Setiap pelaku UMKM memiliki potensi besar untuk tumbuh. Yang dibutuhkan bukan hanya modal, tetapi juga akses, literasi, dan ruang untuk berkembang,” kata Ronny, dalam keterangan resmi, Minggu (26/4)..
Sementara itu, Head of Brand & Communications Kredit Pintar, Puji Sukaryadi menilai, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun persepsi yang lebih positif terhadap layanan pinjaman daring.
“Melalui Festival Pasar Rakyat ini, kami ingin membangun pemahaman yang lebih positif tentang pinjaman daring sebagai solusi keuangan yang cepat, transparan, dan bertanggung jawab,” jelasnya.
Sepanjang 2025 Kredit Pintar telah menyalurkan pinjama lebih dari Rp9,5 triliun. Sejak berdiri pada tahun 2017, akumulasi penyaluran telah melampaui Rp 63 triliun.
Di wilayah Jawa Barat, penyaluran pinjaman sepanjang Januari–Maret 2026 mencapai Rp 581 miliar. Kontribusi Kota Bandung sebesar Rp 93 miliar dan Cimahi Rp 8,9 miliar.
Melalui inisiatif ini, perusahaan berharap dapat terus memperluas akses pembiayaan sekaligus memperkuat literasi keuangan masyarakat, sehingga pelaku UMKM memiliki peluang lebih besar untuk berkembang secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













