kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Laba Bank CTBC Indonesia Melonjak 306,9% Sepanjang 2023


Rabu, 27 Maret 2024 / 13:19 WIB
Laba Bank CTBC Indonesia Melonjak 306,9% Sepanjang 2023
ILUSTRASI. Logo Bank CTBC Indonesia


Reporter: Adrianus Octaviano, Adrianus Octaviano | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank CTBC Indonesia menutup 2023 dengan kenaikan laba signifikan mencapai 306,9% secara tahunan (YoY). Bank milik CTBC Bank Co., Ltd., ini membukukan laba bersih senilai Rp 169,3 miliar di 2023 lalu.

Mengutip laporan keuangan yang dipublikasikan Rabu (27/3), pendapatan bunga bersih menjadi salah satu penopang pertumbuhan laba Bank CTBC Indonesia tersebut. Pendapatan bunga bersih CTBC Indonesia tercatat naik 15% YoY menjadi sekitar Rp 864 miliar.

Kondisi tersebut mendongkrak pula rasio Net Interest Margin yang dicatatkan oleh bank asal Taiwan ini. Rasio NIM bank tersebut naik dari 3.96% di 2022 menjadi 4.12% di 2023

Tak hanya itu, beban operasional dari CTBC Indonesia pun juga tercatatat susut 6,8% menjadi Rp 643.5 miliar. Penyusutan terbesar berasal dari beban nilai pencadangan yang turun dari Rp 221.2 miliar menjadi Rp 131.5 miliar.

Baca Juga: Kredit DBS Indonesia Tumbuh 14,98% Sepanjang 2023, Ini Penopangnya

Meski demikian, rasio Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) dari CTBC Indonesia masih tercatat naik. Rasio CKPN yang dicatatkan per 31 Desember 2023 berada di level 3.42%, sebelumnya 3.24%.

Dari fungsi intermediasinya sendiri, CTBC Indonesia mampu melakukan ekspansi kredit dengan tumbuh 11,9% menjadi Rp 15,6 triliun. Sementara, Dana Pihak Ketiga (DPK) CTBC Indonesia juga tumbuh 14,4% menjadi Rp 16.6 triliun.

Dengan pertumbuhan DPK yang lebih besar tersebut, CTBC Indonesia mampu melonggarkan likuiditasnya di 2023. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) CTBC Indonesia berada di level 93.48%, sebelumnya 95.35%.

Selain itu, CTBC Indonesia juga mampu menjaga kualitas kredit meskipun kredit terus tumbuh. Ini tercermin dari NPL Nett yang turun dari 0,18% menjadi 0,10%, serta NPL Gross turun dari 2.62% menjadi 2.14%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×