kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45903,15   -4,52   -0.50%
  • EMAS939.000 0,21%
  • RD.SAHAM 0.83%
  • RD.CAMPURAN 0.50%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%

Laba Bank Jatim tumbuh 7,67% menjadi Rp 816,42 miliar di semester I-2019


Rabu, 24 Juli 2019 / 14:30 WIB
Laba Bank Jatim tumbuh 7,67% menjadi Rp 816,42 miliar di semester I-2019

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sepanjang semester I-2019 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) berhasil meraih kinerja yang mumpuni. Bank Jatim berhasil meraih laba Rp 816,42 miliar, tumbuh 7,67% (yoy) dibandingkan semester I-2018 yang senilai Rp 758,27 miliar.

Kenaikan laba tersebut ditopang dari pertumbuhan pendapatan bunga bersih yang tumbuh 11,15% (yoy) menjadi Rp 1,97 triliun dibandingkan semester I-2018 yang senilai Rp 1,77 triliun.


Meski demikian, marjin bunga bersih Bank Jatim sedikit terpangkas menjadi 6,30% pada semester I-2019 dibandingkan semester I-2018 sebesar 6,41%. Ini disebabkan oleh meningkatnya beban bunga Bank Jatim sebesar 21,57% (yoy) menjadi Rp 787,00 miliar.

Interest expense kami meningkat karena kami sejak awal tahun meningkatkan pertumbuhan aset. semester I-2019 ini aset kami sudah mencapai Rp 68,95 triliun, tumbuh 15,81% (yoy), kata Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha dalam paparan publik, Rabu (24/7).

Di sisi fungsi intermediasi perbankan juga turut mencatatkan kinerja yang baik. Dari segi penyaluran kredit, pertumbuhannya mencapai 8,25% (yoy) menjadi 34,77 triliun. Sedangkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 17% (yoy) menjadi Rp 57,93 triliun.

Penopang pertumbuhan kredit Bank Jatim menurut Ferdian berasal dari segmen komersial yang tumbuh 17,72% (yoy) menjadi Rp 7,95 triliun. Sedangkan dua segmen kredit lainnya yaitu konsumer tumbuh 4,33% (yoy) menjadi Rp 21,37 triliun, dan kredit UMKM sebesar 11,63% (yoy) menjadi Rp 5,44 triliun

“Di segmen komersial pertumbuhan paling besar berasal dari kredit sindikasi. Kami mulai aktif ikut sindikasi bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Pertumbuhan sindikasi kami mencapai 102,98% (yoy) menjadi Rp 1,89 triliun,” sambung Ferdian.

Meski demikian, kredit bermasalah alias non performing loan (NPL) di segmen komersial juga tergolong tinggi sebesar 9,77% pada semester I-2019. Namun, rasio tersebut sudah turun drastis dibandingkan semester I-2018 sebesar 17,19%. 

Sedangkan NPL gross Bank Jatim juga mampu ditekan hingga 3,16%, turun dibandingkan semester I-2018 sebesar 4,79%.

“Dari segi penghimpunan DPK kami masih dapat mempertahankan komposisi rasio dana murah (CASA) sebesar 69,92% dari total DPK,” lanjutnya.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Panduan Cepat Investasi Reksadana dan Saham (VIRTUAL) NEGOTIATION FOR EVERYONE Batch 2

[X]
×