kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Laba bersih BRI turun 5,12% di April 2015


Kamis, 11 Juni 2015 / 10:10 WIB
ILUSTRASI. Banyak asuransi yang melirik dan berkolaborasi dengan insurtech untuk menghadirkan asuransi digital


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Tekanan yang dihadapi industri perbankan nasional mulai dirasakan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ini terlihat dari perolehan laba bersih BRI yang mengalami penurunan 5,12% secara year on year (yoy) di bulan April 2015.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per April 2015, laba bersih yang diraup bank spesialis kredit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tersebut mencapai Rp 7,41 triliun atau turun 5,12% secara yoy.

Realisasi tersebut jauh menurun dibanding April 2014. Kala itu laba bersih yang diperoleh mencapai Rp 7,81 triliun atau tumbuh 18,15% secara yoy dibanding April 2013 yang mencapai Rp 6,61 triliun.

Penyaluran kredit oleh BRI juga mengalami perlambatan signifikan di akhir April 2015. Jumlah kredit yang disalurkan mencapai Rp 478,85 triliun atau tumbuh 8,26% secara yoy.

Sementara di akhir April 2014, jumlah kredit yang disalurkan BRI mencapai Rp 442,29 triliun. Jumlah ini menunjukkan pertumbuhan 19,58% dibanding April 2013 yang mencapai Rp 369,68 triliun.

Sayangnya, sampai saat ini, manajemen BRI belum bisa dimintai komentar terkait penurunan laba tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×