kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.557   27,00   0,15%
  • IDX 6.764   -94,87   -1,38%
  • KOMPAS100 900   -15,24   -1,66%
  • LQ45 662   -8,20   -1,22%
  • ISSI 245   -3,00   -1,21%
  • IDX30 374   -3,29   -0,87%
  • IDXHIDIV20 457   -4,70   -1,02%
  • IDX80 103   -1,36   -1,31%
  • IDXV30 130   -1,23   -0,94%
  • IDXQ30 119   -1,20   -1,00%

Laba Bersih Perusahaan Penjaminan Mencapai Rp 1,73 Triliun pada Kuartal IV-2023


Senin, 06 Mei 2024 / 07:23 WIB
Laba Bersih Perusahaan Penjaminan Mencapai Rp 1,73 Triliun pada Kuartal IV-2023
ILUSTRASI. laba bersih perusahaan penjaminan meningkat pada kuartal IV-2023 menjadi Rp 1,73 triliun


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat laba bersih perusahaan penjaminan meningkat pada kuartal IV-2023. Dalam laporan OJK Kuartal IV-2023 yang dirilis 30 April 2024, nilai laba bersih perusahaan penjaminan pada kuartal IV-2023 mencapai Rp 1,73 triliun.

"Nilai itu meningkat sebesar Rp 0,41 triliun atau naik sebesar 31,01%, dari posisi kuartal sebelumnya yang mencapai Rp 1,32 triliun," tulis OJK dalam laporan tersebut. 

Adapun nilai laba bersih perusahaan penjaminan pada kuartal IV-2023 tercatat meningkat 8,8%, jika dibandingkan kuartal IV-2022 yang sebesar Rp 1,59 triliun.

Sementara itu, imbal jasa penjaminan (IJP) perusahaan penjaminan tercatat sebesar Rp 7,92 triliun pada kuartal-IV 2023. Nilai itu meningkat sebesar Rp 2,04 triliun atau naik sebesar 34,76% dari posisi kuartal sebelumnya yang mencapai Rp 5,88 triliun. 

Baca Juga: Akumulasi Pendapatan Premi Perasuransian pada Maret 2024 Capai Rp 87,53 Triliun

OJK mencatat klaim dibayar Perusahaan Penjaminan sebesar Rp 6,55 triliun pada kuartal IV-2023. Nilai itu meningkat sebesar Rp 2,04 triliun atau 45,34%, dari posisi kuartal sebelumnya yang mencapai Rp 4,51 triliun.

Selain itu, OJK juga mencatat aset Perusahaan Penjaminan sebesar Rp 46,41 triliun pada kuartal IV-2023. Nilai itu meningkat sebesar Rp 0,55 triliun atau naik sebesar 1,20% dari posisi kuartal sebelumnya yang mencapai Rp 45,86 triliun.

Adapun ekuitas Perusahaan Penjaminan tercatat sebesar Rp 17,70 triliun pada kuartal IV-2023. Nilai itu meningkat sebesar Rp 0,59 triliun atau naik sebesar 3,47%, dari posisi kuartal sebelumnya yang sebesar Rp 17,11 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×