kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Laba LPEI melejit hingga 168,12% meski NIM terpangkas


Jumat, 28 Januari 2011 / 14:34 WIB
Laba LPEI melejit hingga 168,12% meski NIM terpangkas


Reporter: Nina Dwiantika |

JAKARTA. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) meraih laba bersih setelah pajak sebesar Rp 341,86 miliar pada periode kinerja 2010. Tahun sebelumnya, lembaga yang dulu bernama PT Bank Ekspor Indonesia (BEI) tersebut hanya berhasil mencatat laba sebesar Rp 127,50 miliar. Artinya terdapat kenaikan laba sebesar 168,12%.

Laba bersih disokong oleh naiknya pembiayaan hingga 69,61%. IMG Erata Direktur Eksekutif LPEI mengatakan, pembiayaan tumbuh karena angka ekspor Indonesia terus naik di berbagai negara.

Seiring dengan naiknya portofolio pembiayaan, secara umum rasio keuangan lembaga keuangan khusus pemerintah ini masih baik. "Meskipun rasio kecukupan modal (CAR) turun dari 43,40% menjadi 40,49%," ujar Erata, Jumat (28/1).

Tercatat, rasio kualitas aset, terutama non performing loan (NPL) bersih turun menjadi 3,22%, dari tahun sebelumnya yang tinggi hingga 5,77%. Rasio return on asset (ROA) naik menjadi 3,20% dari 1,62% di tahun 2009. Sedangkan, return on equity (ROE) naik menjadi 7,41% dari 2,93%. "Net interest margin (NIM) turun dari 5,05% menjadi 3,79%," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×