kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

LinkAja klaim produk PayLater banyak peminat


Jumat, 17 Januari 2020 / 16:22 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung melakukan pembayaran Kopi Abah dengan aplikasi LinkAja di Jakarta, Rabu (9/10/2019). Telkomsel berkolaborasi dengan Santri Milenial Center (Simac), melalui pemanfaatan Creative Millennials sebagai salah satu program Corporate Social Responsibil


Reporter: Maizal Walfajri, Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

Sebelumnya, platform uang elektronik lain yang telah meluncurkan layanan PayLater yakni GoPay dan OVO. Kontan.co.id mencatat, GoPay bekerjasama dengan fintech Findaya untuk fitur PayLater. Layanan ini tersedia untuk para pengguna terpilih yang merupakan pelanggan setia Gojek, yang telah terverifikasi dengan cara unggah KTP dan selfie.

Adapun nilai pinjaman yang diberikan mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 1 juta per bulan. Dengan biaya administrasi sebesar Rp 12.500 per bulan.

Baca Juga: Produk mikro Jiwasraya di LinkAja laris manis

OVO juga punya produk PayLater. Platform ini mematok target pengguna hingga sejuta orang sampai akhir tahun 2019 ini. Ke depan OVO akan terus mengembangkan fitur PayLater.

Sama dengan pemain lain, OVO juga bekerjasama dengan fintech yakni Taralite. OVO Paylater memiliki limit pinjaman sebesar Rp 1 juta hingga Rp 10 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×