Reporter: Ade Priyatin | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mencatat pertumbuhan laba sebesar 89% year on year (YoY) pada semester I-2026.
"Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan efisiensi operasional dan pengelolaan kualitas aset yang tetap terjaga," ujar Corporate Secretary BRI Finance Aditia Fakhri Ramadhani kepada Kontan, Kamis (20/8/26).
Sementara itu, penjualan kendaraan juga diperkirakan masih menghadapi tekanan. Meski begitu, perusahaan melihat peluang untuk tetap meningkatkan laba di sisa tahun ini melalui pertumbuhan yang selektif serta diversifikasi portofolio.
Baca Juga: Mandiri Utama Finance Catat Kenaikan Laba Bersih 9,4% pada Semester I-2026
Di samping itu, kenaikan suku bunga disebut turut memberikan tekanan terhadap biaya dana. Namun, perusahaan menekankan bahwa dampak dari kenaikan suku bunga bisa mitigasi melalui beberapa upaya.
Mulai dengan optimalisasi pendanaan, sinergi dengan BRI Group, penetapan pricing yang prudent, hingga efisiensi operasional.
Dengan itu, perusahaan tetap optimistis bisa menjaga profitabilitas dengan fokus pada pertumbuhan pembiayaan yang berkualitas dan menerapkan pengelolaan risiko secara disiplin.
Selain itu, untuk mengupayakan pertumbuhan laba di sisa tahun ini, BRI Finance juga berkomitmen untuk terus mengoptimalkan sinergi dengan BRI Group, memperkuat pembiayaan produktif seperti investasi dan modal kerja, serta menjaga kualitas aset dan efisiensi operasional.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pertumbuhan laba bisa tetap terjaga secara sehat dan berkelanjutan.
Baca Juga: Semangat Fly Higher Warnai HUT ke-65 Bank Jatim Menuju Transformasi Berkelanjutan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














