Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Badan Kredit Desa (BKD) Ponorogo mencatatkan peningkatan nilai simpanan. Direktur Utama LKM BKD Ponorogo, Mego mengatakan nilai simpanan per Juli 2026 mencapai Rp 10 miliar.
"Nilainya naik 6,84%, jika dibandingkan posisi per Juli 2025 yang sebesar Rp 9,36 miliar," katanya kepada Kontan, Rabu (16/9/2026).
Mego menyampaikan kenaikan nilai simpanan tersebut salah satunya dipicu adanya produk baru Tabungan Hari Raya. Untuk meningkatkan nilai simpanan ke depannya, dia menyebut pihaknya akan menerapkan sejumlah upaya.
Mego menerangkan upayanya, yakni mengembangkan pasar dan pemasaran melalui pengembangan produk simpanan, serta mengomunikasikan nilai produk simpanan LKM kepada masyarakat.
Baca Juga: LKM BKD Ponorogo Tawarkan Bunga Hingga 30% ke Nasabah, Ini Strateginya
"Ditambah, melakukan peningkatan layanan dan kesetiaan nasabah LKM," ungkapnya.
Lebih lanjut, Mego tak memungkiri ada juga tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan nilai simpanan. Dia menerangkan tantangannya berupa menumbuhkan dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap LKM, serta menyikapi persaingan dengan bank yang lebih maju dalam infrastruktur pelayanan.
Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, nilai simpanan atau tabungan di industri LKM mencapai Rp 0,63 triliun atau Rp 630 miliar per Juli 2026. Nilainya meningkat 8,62%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 0,58 triliun atau Rp 580 miliar.
Baca Juga: LKM BKD Ponorogo Ubah Strategi, Jaga Keberlanjutan Bisnis Tak Bergantung Tokoh
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














