kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

LSPP mendapat lisensi sertifikasi BNSP


Rabu, 14 September 2011 / 11:57 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi di salah satu bank swasta di jakarta, Senin (5/10). ./pho KONTAN/Caarolus Agus Waluyo/05/10/2020.


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) resmi memberi lisensi kepada Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP) untuk melakukan program sertifikasi profesi.

Dengan pemberian lisensi ini, mulai 1 Oktober 2011, penyelenggaraan sertifikasi manajemen risiko dan bidang-bidang lain akan dilaksanakan LSPP di bawah pengawasan Ikatan Bankir Indonesia (IBI).

Sertifikasi yang dilaksanakan LSPP mengacu pada ketentuan yang dikeluarkan Badan Sertifikasi Nasional Profesi (BNSP), Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), dan mendapat persetujuan dari Bank Indonesia.

"LSPP tidak hanya memberikan sertifikasi manajemen risiko, melainkan juga untuk bidang audit internal, tresuri, kredit, wealth management, funding & services, operasional, dan complieance," ujar Ketua IBI Zulkifli Zaini, Rabu (14/9).

Ia menambahkan, terkait krisis keuangan global yang melanda negara maju, peningkatan kompetensi bankir dinilai strategis agar perbankan nasional tidak terlalu defensif dan protektif dalam mengelola bisnis perbankan.

"Dengan adanya LSPP, para bankir nasional khususnya yang duduk di jabatan Komisaris dan Direksi tetap didorong tumbuh di tengah kondisi apapun dengan cara mengelola resiko secara optimal. Bukan menghindari risiko," ungkap Zulkifli.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×