kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Maipark butuh Rp 50 M lagi untuk jadi reasuransi


Rabu, 16 Januari 2013 / 16:55 WIB
ILUSTRASI. Dua unit rumah yang usai dipbangun di perumahan di Parung Panjang Kab. Bogor Jawa barat, Rabu (15/9).


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. PT Asuransi Maipark (Maskapai Asuransi Indonesia dan Perusahaan Asuransi Resiko Khusus) Indonesia menargetkan akan berubah menjadi reasuransi paling lambat awal tahun depan. Saat ini, perusahaan masih berupaya memenuhi syarat permodalan.

"Proses menjadi reasuransi itu keputusan pemegang saham. Tapi baru akan direalisasi dari asuransi menjadi reasuransi, akhir tahun ini ke awal tahun depan," kata Presiden Direktur Maipark Frans Y. Sahusilawane hari ini (16/1).

Frans menyebut, yang menjadi hambatan proses perubahan menjadi reasuransi ini adalah masalah permodalan. Sebab, syarat menjadi reasuransi adalah memiliki ekuitas minimal Rp 200 miliar. "Kita baru punya sekitar Rp 150 atau 160 miliar," katanya.

Untuk menambah syarat pemenuhan modal Rp 200 miliar tersebut, Frans mengatakan pihaknya berharap dari pertumbuhan organik. "Karena itu, kita usulkan sampai akhir 2013," ucapnya.

Frans menegaskan, komposisi modal Maipark tidak akan berubah. Sampai saat ini, terdapat 64 pemegang saham Maipark. "Pemilik terbesar yaitu Panin 18%, Tugu Pratama 11%, dan yang lain sekitar 6%," sebutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×