kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Maipark prediksi kerugian gempa Jateng Rp 2 miliar


Senin, 27 Januari 2014 / 18:24 WIB
Maipark prediksi kerugian gempa Jateng Rp 2 miliar
ILUSTRASI. 4 Bahan Skincare yang Tidak Boleh Dikombinasikan dengan Retinol.


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Asuransi Maipark Indonesia memprediksi kerugian akibat gempa yang mengguncang Provinsi Jawa Tengah dan sebagian Provinsi Jawa Barat berkisar Rp 1 miliar – Rp 2 miliar. Perkiraan itu berasal dari kerusakan properti.

Frans Sahusilawane, Direktur Utama Maipark mengatakan, klaim asuransi gempa itu sendiri tidak akan terlalu besar untuk kerugian Rp 1 miliar – Rp 2 miliar. “Mengingat, kerusakan yang terjadi kebanyakan menimpa rumah penduduk, bukan bangunan komersial,” ujarnya ditemui KONTAN, Senin (27/1).

Menurut Frans, kerusakan memang tidak akan terlalu parah jika melihat kedalaman gempa, yakni 70 kilometer, dengan magnitude 6,1 skala ritcher. “Kerusakannya minor, meski pasti ada kerugian juga. Hanya untuk klaim asuransi gempa saya kira tidak banyak,” pungkasnya.

Sekadar informasi saja, di sepanjang tahun lalu, Maipark tercatat tidak menerima pengajuan klaim. Namun, pool perusahaan asuransi umum di bidang bencana alam ini masih harus membayar klaim gempa di Padang tahun 2009 silam sekitar Rp 10 miliar. Pembayaran klaim masih berlanjut karena terjadi ketidaksesuaian dalam perhitungan klaim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×