kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Mandiri dan Stancart kucuri Medco US$ 260 juta


Jumat, 02 Agustus 2013 / 08:33 WIB
ILUSTRASI. Harus Tahu! Inilah Cara Menggunakan Shaving Cream dengan Tepat Untuk Ketiak


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Roy Franedya

JAKARTA. Bank Mandiri bersama Standard Chartered (Stanchart) cabang Singapura menyalurkan kredit sindikasi US$ 260 juta kepada anak perusahaan Medco Energi Internasional, yakni Medco E&P Tomori Sulawesi. Pembiayaan ini untuk pengembangan dan konstruksi lapangan hulu gas Senoro.

Lapangan gas yang menjadi obyek pembiayaan tersebut adalah lapangan hulu gas Senoro di Sulawesi Tengah yang diproyeksikan  menghasilkan gas alam 250 Mmscfd yang akan dikirimkan ke kilang Donggi Senoro LNG.

Penandatangan perjanjian kredit sindikasi ini melalui skema pembiayaan yang didasarkan pada cadangan minyak dan gas bumi. Bank Mandiri danStancart Bank masing-masing memberikan pembiayaan sebesar 50% atau US$ 130 juta.

"Pembiayaan ini mendukung pemenuhan kebutuhan gas masyarakat dan industri di Indonesia. Langkah ini juga dapat meningkatkan perolehan devisa Negara," kata Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Fransisca Nelwan Mok, Kamis (1/8). Menurutnya, pendapatan negara  sektor migas saat ini meningkat karena kenaikan harga komoditi, bukan peningkatan produksi minyak dan gas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×