Reporter: Ade Priyatin | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandiri Tunas Finance memastikan telah menyiapkan dana untuk memenuhi kewajiban pembayaran Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2023 Seri A yang akan jatuh tempo pada 27 September 2026. Total dana yang disiapkan mencapai Rp804,175 miliar untuk pelunasan pokok obligasi.
Informasi tersebut disampaikan Mandiri Tunas Finance melalui Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (28/8). Obligasi tersebut merupakan surat utang yang diterbitkan dengan tenor tiga tahun dan tingkat bunga tetap 6,5% per tahun.
“Bersama ini kami sampaikan bahwa Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2023 Seri A sebesar Rp804.175.000.000,00 akan jatuh tempo pada tanggal 27 September 2026,” tulis Direktur Mandiri Utama Finance, Anggi Mutiara dalam keterangannya.
Selain menyiapkan dana untuk pelunasan pokok obligasi, Mandiri Tunas Finance juga menyediakan dana untuk pembayaran bunga ke-12 sebesar Rp13,067 miliar.
Baca Juga: BI Ubah Skema KLM, Bank Buka Peluang Penurunan Bunga Kredit
Dengan demikian, dana yang disiapkan perusahaan mencakup pembayaran nilai pokok obligasi serta kewajiban bunga terakhir kepada para pemegang surat utang.
Pembayaran nilai pokok dan bunga tersebut akan dilakukan melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Perusahaan memastikan pembayaran dilakukan paling lambat pada tanggal jatuh tempo obligasi, yakni 27 September 2026.
Obligasi Mandiri Tunas Finance Berperingkat idAAA
Obligasi Berkelanjutan VI Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2023 Seri A memiliki nilai pokok sebesar Rp804,175 miliar. Surat utang tersebut menawarkan tingkat bunga tetap sebesar 6,5% per tahun dengan jangka waktu tiga tahun.
Dari sisi peringkat, obligasi tersebut telah memperoleh peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat tersebut menunjukkan kualitas kredit yang sangat kuat serta mencerminkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka panjang atas efek utang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














