kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.705.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 16.997   4,00   0,02%
  • IDX 9.139   5,29   0,06%
  • KOMPAS100 1.261   -2,11   -0,17%
  • LQ45 892   -1,24   -0,14%
  • ISSI 335   0,29   0,09%
  • IDX30 456   1,04   0,23%
  • IDXHIDIV20 538   0,63   0,12%
  • IDX80 140   -0,19   -0,14%
  • IDXV30 149   0,34   0,23%
  • IDXQ30 146   0,22   0,15%

Mandiri Utama Finance Lakukan Upaya Ini untuk Memperkuat Sistem Siber


Jumat, 05 Desember 2025 / 18:25 WIB
Diperbarui Senin, 08 Desember 2025 / 12:08 WIB
Mandiri Utama Finance Lakukan Upaya Ini untuk Memperkuat Sistem Siber
ILUSTRASI. Simak strategi Mandiri Utama Finance (MUF) dalam meningkatkan keamanan informasi, termasuk DRP, BCP, dan peningkatan belanja modal IT hingga 60%


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandiri Utama Finance (MUF) menyatakan selalu melakukan penguatan keamanan siber secara berkelanjutan.

Dalam hal itu, Finance & Information and Communication Technology Senior Executive Vice President MUF Ary Zulman mengatakan pihaknya melakukan sejumlah upaya terstruktur di bawah supervisi dan koordinasi Bank Mandiri untuk mencapai standar keamanan informasi yang ditetapkan.

"Penguatan tersebut mencakup aspek tata kelola, mekanisme perlindungan (protection), serta operasional keamanan informasi," ungkapnya kepada Kontan, Jumat (5/12/2025).

Selain itu, Ary menerangkan MUF juga menyiapkan mekanisme Disaster Recovery Plan (DRP) dan Business Continuity Plan (BCP) sebagai langkah antisipasi guna menjaga keberlangsungan operasional perusahaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan kondisi yang dapat terjadi.

Baca Juga: OJK Bakal Hapus KBMI 1, Amar Bank Fokus Perkuat Fundamental Bisnis

Secara prinsip, Ary mengatakan penguatan keamanan informasi tetap menjadi prioritas perusahaan, sejalan dengan strategi digital dan tata kelola risiko Bank Mandiri Group. 

Untuk penguatan keamanan informasi, Ary mengatakan MUF juga mengalokasikan belanja modal atau Capital Expenditure (Capex) pada tahun ini. Dananya berkisar antara 15%-20% dari anggaran belanja modal Information Technology (IT). 

"Khususnya, pada penguatan infrastruktur teknologi informasi dan peningkatan kapabilitas perlindungan sistem," tuturnya.

Sementara itu, dia bilang anggaran untuk pengamanan informasi untuk tahun depan meningkat sekitar 50%-60%, dibandingkan dengan belanja modal IT tahun ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×