kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   30,00   0,17%
  • IDX 6.510   -7,63   -0,12%
  • KOMPAS100 849   0,98   0,12%
  • LQ45 643   1,41   0,22%
  • ISSI 228   -1,10   -0,48%
  • IDX30 360   1,14   0,32%
  • IDXHIDIV20 442   3,40   0,78%
  • IDX80 97   0,08   0,08%
  • IDXV30 123   1,56   1,28%
  • IDXQ30 115   0,63   0,55%

Manulife Syariah Indonesia Bukukan Aset Rp1,83 Triliun hingga Juli 2026


Senin, 31 Agustus 2026 / 13:59 WIB
Manulife Syariah Indonesia Bukukan Aset Rp1,83 Triliun hingga Juli 2026
ILUSTRASI. Manulife Syariah (KONTAN/Ivanka Rahmana)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Syariah atau Manulife Syariah Indonesia mencatatkan kinerja yang solid hingga Juli 2026. 

Presiden Direktur & CEO Manulife Syariah Indonesia, Fauzi Arfan mengungkapkan total aset gabungan perusahaan tercatat sebesar Rp1,83 triliun hingga Juli 2026.

“Mencerminkan fondasi bisnis yang solid sebagai entitas syariah yang independen,” ujarnya kepada Kontan, Senin (31/8/2026).

Di sisi lain, rasio solvabilitas Dana Tabarru’ dan Dana Tanahud Manulife Syariah Indonesia tercatat sebesar 369%, sedangkan rasio solvabilitas dana perusahaan mencapai 4.463%. Kedua rasio tersebut berada jauh di atas ketentuan minimum regulator yang sebesar 120%.

Kata Fauzi, kinerja tersebut turut didukung oleh pertumbuhan kontribusi, kekuatan permodalan, dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya kepada peserta.

Baca Juga: Survei Manulife: Masyarakat RI Siapkan 60% Aset untuk Kemandirian Masa Tua

Selain itu, kinerja positif ini juga mencerminkan upaya perusahaan dalam memperluas akses masyarakat terhadap solusi perlindungan berbasis syariah secara berkelanjutan.

Di tengah kondisi industri asuransi syariah yang masih menghadapi tantangan penetrasi dan literasi, Manulife Syariah Indonesia melihat peluang pertumbuhan masih terbuka hingga akhir tahun ini maupun dalam jangka waktu yang panjang ke depannya.

Optimisme ini didukung dengan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan keuangan dan kebutuhan terhadap solusi yang sesuai prinsip syariah.

Seiring dengan itu, pihaknya berkomitmen untuk tetap menjaga pertumbuhan bisnis secara sehat dan berkelanjutan sekaligus memenuhi kewajiban kepada peserta sesuai dengan syarat dan ketentuan polis nasabah.

Baca Juga: Pendapatan Manulife Syariah Melonjak 354,28% Tembus Rp 302,1 Miliar pada 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×