Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan pada Maret 2016, integrasi tahap awal Electonic Data Capture (EDC) bisa tewujud. Pada bulan yang sama, kementerian yang dipimpin oleh Menteri Rini Soemarno ini juga menargetkan bahwa akusisi perusahaan swicthing sudah bisa dilakukan.
Maklum, akusisi perusahaan switching ini merupakan salah satu syarat agar integasi ATM dan EDC bisa dilakukan secara menyeluruh.
Menurut Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementian BUMN, Gatot Tihago nantinya dalam tahap awal, masing-masing bank Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) akan membuka merchant besar.
“Hal ini untuk memudahkan integrasi EDC dan ATM, juga integrasi IT backbone,” ujar Gatot, pekan lalu.
Gatot tidak menjelaskan berapa tahap awal integrasi EDC dan merchant yang akan launching pada Maret 2016 nanti. Namun Gatot mengatakan nantinya di tahap akhir, sebanyak 640.000 EDC Bank Himbara akan teintegarasi seluruhnya. Dengan ini, diharapkan pengeluaran bank untuk investasi EDC bisa turun sehingga bisa meningkatkan efisiensi bank plat merah.
Bank BUMN menyambut gembira rencana Kementerian untuk melakukan integrasi EDC ini. Sebagai contoh Bank Mandiri. Bank berkode BMRI ini sudah melakukan langkah awal dengan menggaet perushaaan pembayaran dari Korea Selatan yaitu BC Card. Tidak puas sampai disitu, bank beraset terbesar di Indonesia ini juga berencana membentuk joint venture (JV) dalam bisnis pengelolaan EDC.
Berdasarkan laman situs berita IT Korea Selatan etnews.com, disebutkan bahwa pembentukan JV ini diharapkan bisa terjadi pada kuartal pertama 2016. Diharapkan perusahaan patugan antara BC Card dan Bank Mandiri ini bisa menyatukan merchant EDC dari beberapa bank termasuk bank BUMN dan melakukan integrasi sistem pembayaran dengan EDC beberapa bank.
Hal ini karena, menurut situs tersebut, Indonesia belum mempunyai terminal terintegrasi untuk menyatukan sistem EDC.
Senior EVP Transaction Banking Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans mengatakan bahwa terkait dengan rencana integrasi ini, Bank Mandiri akan sangat mendukung karena banyaknya manfaat yang didapat. Tercatat, menurut Rico, sampai saat ini EDC Bank Mandiri berjumlah sebesar 280.000.
“Kami optimistis bahwa integrasi EDC bisa terlaksana tahun ini,” ujar Rico kepada KONTAN, akhir pekan lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













