kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Maucash: Pemain Judi Online yang Pinjam Lewat Fintech Lending Mudah Terdeteksi


Selasa, 12 September 2023 / 20:27 WIB
Maucash: Pemain Judi Online yang Pinjam Lewat Fintech Lending Mudah Terdeteksi
ILUSTRASI. Para pemain judi online yang meminjam lewat pinjaman online mudah terdeteksi../pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/19/08/2022.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fintech peer to peer (P2P) lending PT Astra Welab Digital Arta (Maucash) mengungkapkan, para pemain judi online yang meminjam lewat pinjaman online mudah terdeteksi.

Direktur Marketing Maucash Indra Suryawan mengatakan kebanyakan pengguna judi online itu 80% merupakan orang yang sama. Artinya, ketika meminjam lewat fintech lending pasti ditemukan kredit skor yang jelek.

"Sebenarnya orang yang suka judi karakter pembayarannya itu jelek. Jadi, perilaku transaksinya itu pasti jelek. Orang yang transaksinya jelek pasti sudah terdeteksi di Fintech Database Center (FDC) maupun BI Checking," ucapnya kepada Kontan.co.id, Selasa (12/9).

Meskipun demikian, Indra menyebut Maucash tetap menerapkan pemilihan ketat dalam penyaluran pinjaman guna mengantisipasi adanya para pengguna baru yang berkaitan dengan judi online. Dia mengatakan pihaknya akan mengantisipasi lewat sistem yang dimiliki untuk bisa menghindari konsumen baru yang meminjam untuk judi online. 

Baca Juga: Danamas Terapkan Sejumlah Cara Deteksi Transaksi Mencurigakan Terkait Judi Online

"Hal itu juga terlihat dengan kebutuhan mendesak yang apply di banyak fintech. Hal itu menarik untuk dihindari. Itu juga jadi indikator utama," katanya.

Indra menegaskan sebenarnya ada judi online atau tidak, profiling ketat sudah diterapkan Maucash, termasuk untuk beberapa macam kegiatan yang sifatnya musiman, seperti war tiket konser. 

Selain itu, Maucash juga menerapkan pemilihan nasabah yang ketat untuk diberikan dana. Dengan demikian, orang yang mau meminjam dana untuk judi online bisa dihindari. 

Sebagai bentuk antisipasi ke depannya, Indra menyebut Maucash tetap berusahaa memperbarui sistem underwriting. Dia menyebut pada bulan ini, pihaknya telah melakukan lagi perubahan satu langkah lebih baik lagi dari segi keamanan data, underwriting, hingga memutuskan konsumen yang layak atau tidak diberi dana.

Baca Juga: Menkominfo Sempat Usul Judi Online Diberi Pajak, Indef: Menyesatkan

"Dengan demikian, kami bisa memilih konsumen dengan tepat. Jangan sampai konsumen yang bertujuan baik gara-gara dianggap untuk judi online, terus ditolak. Jadi, kami harus membangun sistem yang tepat dan terus akan dikembangkan ke depan," katanya.

Sementara itu, Indra menyampaikan penyaluran pendanaan Maucash tecatat meningkat dari Juli 2023 ke Agustus 2023 sebesar 10%. Sampai saat ini, dia menilai Maucash merasa tidak begitu terdampak terhadap fenomena judi online, tetapi akan tetap waspada. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×