kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Mei 2018, BNI catat kenaikan biaya operasional sebesar 13,6%


Minggu, 08 Juli 2018 / 22:00 WIB
ILUSTRASI. Suku Bunga Deposito


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat kenaikan biaya operasional sebesar 13,6% secara tahunan atau year on year (yoy) per Mei 2018.

Anggoro Eko Cahyo, Direktur Keuangan BNI bilang kenaikan biaya operasional terbesar adalah pada pos biaya teknologi informasi yang naik 31% yoy.

"Pertumbuhan ini sejalan dengan strategi digitalisasi BNI," kata Anggoro kepada kontan.co.id, Minggu (8/7).

Saat ini, BNI sedang dalam proses pengembangan ekosistem digital dan diharapkan dengan setelah proses ini selesai, dapat tercipta efisiensi transaksi BNI secara digital.

Ke depannya, selain menggenjot pendapatan yang berasal dari Net Interest Income (NII) dan Fee Based Income (FBI), BNI akan juga terus fokus pada efisiensi, antara lain dengan strategi promosi yang tepat serta optimalisasi sarana transaksi keuangan berbasis digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×