kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Melambat Tahun Lalu, Perlu Gotong Royong Kebut Penyaluran Kredit UMKM di 2025


Jumat, 31 Januari 2025 / 19:43 WIB
Melambat Tahun Lalu, Perlu Gotong Royong Kebut Penyaluran Kredit UMKM di 2025
ILUSTRASI. Pekerja menyelesaikan pembuatan keset di Desa Gempol Sari, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (30/1/2025). Lambatnya laju pertumbuhan kredit ke sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kian menjadi sorotan.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Noverius Laoli

Secara umum, ia menyebutkan Bank Oke masih mempertimbangkan risiko yang tinggi dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor ini. Ia mengusulkan ada kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan UMKM untuk meningkatkan literasi keuangan, memperbaiki sistem pencatatan keuangan.

“Diperlukan juga kebijakan yang lebih mendukung pertumbuhan usaha kecil dan menengah di tengah tantangan ekonomi global,” ujar Efdinal.

Ia menyebutkan pada tahun 2024, penyaluran kredit ke sektor UMKM mengalami kenaikan sebesar lebih kurang 5% apabila dibandingkan tahun sebelumnya. Di mana, realisasi kreditnya hanya sekitar Rp 1 triliun.

Baca Juga: Antisipasi Utang Macet Sritex, BNI Alokasikan Biaya Provisi

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Sunarso menambahkan bahwa pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya melalui penyaluran kredit. Sebab, ia melihat dibutuhkan pendampingan dan edukasi agar UMKM ini terbiasa pula untuk menabung.

Ia pun juga bilang di BRI, pemberdayaan UMKM tak sekedar memberikan kredit. Contohnya, BRI telah menutup ribuan cabang dan menggantinya dengan penerapan prinsip-prinsip sharing ekonomi melalui kerja sama dengan warung-warung kelontong atau agen BRILink. 

"BRI fokus kepada bisnis UMKM dan secara konsisten menumbuhkembangkan dan memberdayakan UMKM,” ujarnya, kemarin (30/1).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×