kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.880   -221,00   -3,62%
  • KOMPAS100 765   -30,75   -3,87%
  • LQ45 579   -19,07   -3,19%
  • ISSI 204   -8,10   -3,83%
  • IDX30 328   -10,08   -2,98%
  • IDXHIDIV20 403   -9,96   -2,41%
  • IDX80 87   -3,39   -3,76%
  • IDXV30 109   -2,19   -1,97%
  • IDXQ30 105   -2,62   -2,43%

Minat Gadai Emas Meningkat, Outstanding BSI Capai Rp 13 Triliun


Rabu, 24 Juni 2026 / 14:28 WIB
Minat Gadai Emas Meningkat, Outstanding BSI Capai Rp 13 Triliun
ILUSTRASI. Bisnis gadai emas BSI (Dok/BSI)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. layanan gadai emas PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan signifikan. Dalam enam bulan terakhir, outstanding gadai emas BSI mencapai Rp13 triliun atau meningkat 100% dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan aset emas sebagai sumber likuiditas tanpa harus menjual kepemilikan emas yang dimiliki.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, meningkatnya minat masyarakat terhadap gadai emas menjadi bukti bahwa emas tidak hanya dipandang sebagai instrumen investasi dan lindung nilai, tetapi juga sebagai alternatif solusi keuangan terhadap kebutuhan dana dengan keunggulan prosesnya yang mudah & cepat.

Baca Juga: UOB Indonesia Bidik Dana Rp 4 Triliun Lewat Penerbitan Obligasi

Selain itu, taksiran emas yang tinggi serta biaya yang lebih murah, serta layanan digital melalui aplikasi BYOND yang dapat diakses berupa reservasi, simulasi, serta perpanjang gadai emas.

“BSI membangun ekosistem emas yang lengkap mulai dari pembelian emas melalui BSI Emas, cicil emas, gadai emas hingga transfer emas. Ekosistem ini kami hadirkan agar masyarakat dapat mengoptimalkan manfaat kepemilikan emas. Mulai dari memiliki emas melalui cicilan hingga saat ada kondisi membutuhkan dana tunai tanpa harus menjual asetnya. Emas memiliki nilai intrinsik yang kuat dan terbukti mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang,” ujar Anton dalam siaran pers,  Rabu (24/6).

Mayoritas nasabah gadai emas BSI khususnya ibu rumah tangga, yang memanfaatkan fasilitas tersebut untuk memenuhi berbagai kebutuhan termasuk biaya pendidikan anak.

Selama semester pertama 2026, transaksi gadai emas di BSI terus menunjukkan tren positif dengan rata-rata transaksi mencapai 120.000 transaksi per bulan. Produk ini menjadi pilihan masyarakat karena prosesnya cepat, aman, serta memungkinkan nasabah memperoleh pembiayaan dengan menjaminkan emas yang dimiliki tanpa kehilangan potensi kenaikan nilai aset tersebut di masa depan.

Menurut Anton, penguatan layanan gadai emas merupakan bagian dari strategi BSI dalam memperkuat ekosistem emas nasional secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir.

“Kami siap menjadikan ekosistem emas BSI semakin kompetitif. Karena itu, kami terus membangun rantai layanan emas dari hulu hingga hilir agar tercipta closed-loop ecosystem yang kuat".

BSI meyakini penguatan ekosistem emas akan semakin meningkatkan literasi masyarakat terhadap manfaat emas sebagai instrumen investasi, perlindungan nilai aset, sekaligus sumber likuiditas yang mudah diakses saat dibutuhkan.

Dengan demikian, masyarakat dapat mengelola keuangannya secara lebih bijak dan berkelanjutan, sementara kepemilikan aset emas tetap terjaga untuk tujuan jangka panjang.

Baca Juga: Nilai Margin Financing Kiwoom Sekuritas Indonesia Tumbuh 100% di Paruh Pertama 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×