kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Nilai Margin Financing Kiwoom Sekuritas Indonesia Tumbuh 100% di Paruh Pertama 2026


Selasa, 23 Juni 2026 / 18:55 WIB
Nilai Margin Financing Kiwoom Sekuritas Indonesia Tumbuh 100% di Paruh Pertama 2026
ILUSTRASI. PT Kiwoom Sekuritas Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan pada layanan margin financing sepanjang paruh pertama 2026. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kiwoom Sekuritas Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan pada layanan margin financing sepanjang paruh pertama 2026.

Direktur Utama Kiwoom Sekuritas Indonesia, Chang-kun Shin mengungkapkan bahwa nilai margin financing perusahaan telah mencapai sekitar Rp120 miliar atau meningkat sekitar 100% dibandingkan awal tahun ini.

"Hingga saat ini, nilainya masih berada di kisaran Rp 120 miliar dan menunjukkan tren pertumbuhan yang berkelanjutan," ujarnya kepada Kontan, Selasa (23/6/26).

Shin menegaskan saat ini layanan margin financing tidak dihadapkan pada masalah yang berarti meski kondisi pasar masih bergejolak.

Baca Juga: Rata-rata MKBD Kiwoom Sekuritas Capai Rp370 Miliar pada Periode Berjalan Mei 2026

Hal ini karena perusahaan senantiasa menerapkan manajemen risiko yang mengacu pada pedoman PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) sekaligus adanya pengawasan ketat dari Komite Manajemen Risiko Internal perusahaan.

Di samping itu, Kiwoom Sekuritas juga melihat adanya kecenderungan peningkatan jumlah investor yang memanfaatkan fasilitas margin untuk mengambil peluang investasi dengan leverage saat harga saham mengalami penurunan tajam.

Sejalan dengan itu, saham yang digunakan untuk layanan ini juga dipilih secara selektif oleh KPEI, terutama saham-saham dengan fundamental yang kuat dan memiliki likuiditas tinggi.

Adapun, saat ini ia mengatakan terdapat sekitar 150 saham yang memenuhi kriteria untuk transaksi margin.

Baca Juga: Kiwoom Sekuritas Targetkan Transaksi Tumbuh 2 Kali Lipat di Tahun 2026

Ke depannya, Shin memperkirakan penggunaan margin financing masih berpotensi meningkat.

Jika kondisi perekonomian Indonesia membaik setelah koreksi pasar yang terjadi, pengguna layanan ini terutama pada saham-saham blue-chip diproyeksikan bisa tumbuh sekitar 20% dibandingkan paruh pertama tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×