Reporter: Ade Priyatin | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kiwoom Sekuritas Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan pada layanan margin financing sepanjang paruh pertama 2026.
Direktur Utama Kiwoom Sekuritas Indonesia, Chang-kun Shin mengungkapkan bahwa nilai margin financing perusahaan telah mencapai sekitar Rp120 miliar atau meningkat sekitar 100% dibandingkan awal tahun ini.
"Hingga saat ini, nilainya masih berada di kisaran Rp 120 miliar dan menunjukkan tren pertumbuhan yang berkelanjutan," ujarnya kepada Kontan, Selasa (23/6/26).
Shin menegaskan saat ini layanan margin financing tidak dihadapkan pada masalah yang berarti meski kondisi pasar masih bergejolak.
Baca Juga: Rata-rata MKBD Kiwoom Sekuritas Capai Rp370 Miliar pada Periode Berjalan Mei 2026
Hal ini karena perusahaan senantiasa menerapkan manajemen risiko yang mengacu pada pedoman PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) sekaligus adanya pengawasan ketat dari Komite Manajemen Risiko Internal perusahaan.
Di samping itu, Kiwoom Sekuritas juga melihat adanya kecenderungan peningkatan jumlah investor yang memanfaatkan fasilitas margin untuk mengambil peluang investasi dengan leverage saat harga saham mengalami penurunan tajam.
Sejalan dengan itu, saham yang digunakan untuk layanan ini juga dipilih secara selektif oleh KPEI, terutama saham-saham dengan fundamental yang kuat dan memiliki likuiditas tinggi.
Adapun, saat ini ia mengatakan terdapat sekitar 150 saham yang memenuhi kriteria untuk transaksi margin.
Baca Juga: Kiwoom Sekuritas Targetkan Transaksi Tumbuh 2 Kali Lipat di Tahun 2026
Ke depannya, Shin memperkirakan penggunaan margin financing masih berpotensi meningkat.
Jika kondisi perekonomian Indonesia membaik setelah koreksi pasar yang terjadi, pengguna layanan ini terutama pada saham-saham blue-chip diproyeksikan bisa tumbuh sekitar 20% dibandingkan paruh pertama tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














